Nias Barat, Redaksisatu.Id.Batubara — Program SADA Bobby Nasution menjadi jembatan bagi warga Nias Barat untuk menyampaikan berbagai keluhan secara langsung kepada pemimpin mereka. Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution turun langsung menemui masyarakat guna mendengarkan aspirasi sekaligus memberikan jawaban cepat terhadap kendala di lapangan.
Melalui Program SADA Bobby Nasution ini, masyarakat menyampaikan beragam jenis permohonan bantuan kepada pemerintah daerah. Permintaan warga tersebut meliputi pengadaan alat melaut untuk nelayan tradisional, perbaikan sarana jalan, hingga bantuan dana untuk mendirikan rumah ibadah setempat.
Nelayan di wilayah pesisir menyampaikan kebutuhan mendesak berupa armada kapal tangkap, alat jala, serta infrastruktur pemecah ombak di pinggir pantai. Bobby Nasution menegaskan bantuan kapal dari pemerintah provinsi akan segera terwujud setelah bulan Agustus tahun 2026 ini.
Menariknya, gubernur juga menyatakan kesiapan untuk menambah jumlah bantuan kapal dan peralatan tangkap menggunakan dana dari dompet pribadinya sendiri. Sementara untuk proyek pemecah ombak, pemerintah provinsi akan segera berkoordinasi dan mendorong kementerian terkait di pusat agar bisa berkolaborasi.
Masalah fasilitas publik dan rumah ibadah juga dibahas dalam diskusi hangat yang berlangsung di RPJ Beach, Kecamatan Sirombu tersebut. Warga mengajukan sokongan dana untuk pembangunan Masjid Agung Al-Uswah serta meminta percepatan perbaikan jalur provinsi ruas Lalowau–Sirombu dan Sirombu–Gunungsitoli.
Merespons permohonan tersebut, gubernur yang hadir didampingi Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu memberikan kejutan dengan menaikkan anggaran rumah ibadah. Pihak pemprov yang awalnya direncanakan memberi 100 juta rupiah, menaikkan bantuan menjadi 250 juta rupiah dan meminta panitia segera merevisi dokumen proposal.
Mengenai infrastruktur jalan yang rusak sepanjang 17 kilometer, pemerintah daerah akan melakukan perbaikan secara bertahap. Pihak dinas terkait ditargetkan bakal memperbaiki jalan sepanjang 5 kilometer terlebih dahulu disesuaikan dengan kapasitas anggaran yang tersedia.
Gubernur juga sengaja mengajak deretan kepala dinas penting dari jajaran pemerintah provinsi agar semua keluhan warga bisa langsung dieksekusi secara teknis. Pejabat yang hadir di antaranya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya, Kepala Dinas Sosial, serta Kepala Dinas Pendidikan.
Respon sangat positif ditunjukkan oleh warga Sirombu bernama Ahmad Rafi Zebua yang merasa bersyukur atas kehadiran rombongan gubernur. Ahmad mengaku sangat senang karena diskusi ini membuahkan jalan keluar yang nyata tanpa sekadar menjadi obrolan kosong belaka. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara.

