Medan, Redaksisatu.Id.Batubara — Puncak klasemen sementara berhasil direbut oleh skuad Ayam Kinantan setelah meraih hasil maksimal dalam pertandingan terbaru. Capaian ini menegaskan dominasi tim dalam persaingan papan atas kompetisi sepak bola nasional.
Puncak klasemen sementara tersebut dipastikan milik PSMS Medan usai tampil amat meyakinkan dengan menundukkan Persikad Depok lewat skor telak 4-0. Pertandingan lanjutan Liga 2 ini digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Sabtu (03/10/2026).
Kemenangan mengesankan ini membuat PSMS Medan kini mengoleksi 10 poin dari empat laga yang telah dijalani. Hasil positif tersebut sekaligus melengserkan Persikad Depok dari posisi teratas kompetisi.
Sebelum laga berlangsung, Persikad Depok memegang status sebagai pimpinan klasemen yang belum tersentuh kekalahan dalam tiga pertandingan awal. Raihan empat gol tanpa balas ini menjadi modal amat penting bagi PSMS.
Satu poin kini menjadi jarak keunggulan PSMS Medan di atas Persikad Depok pada papan klasemen sementara. Momentum manis ini kian memperkokoh posisi serta langkah tim mengarungi musim kompetisi tahun ini.
Pertandingan seru tersebut disaksikan langsung oleh lebih dari 5.000 penonton yang memadati tribun stadion. Kehadiran ribuan pendukung menciptakan atmosfer pertandingan yang sangat meriah dan penuh semangat.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Kadispora) Sumut, Mahfullah Daulay, memberikan apresiasi tinggi atas performa apik yang ditunjukkan oleh para pemain. Pria yang akrab disapa Ipung ini menilai penampilan PSMS sangat luar biasa.
Ipung menyampaikan bahwa antusiasme tinggi dari masyarakat menjadi indikator positif bagi pertumbuhan olahraga daerah. Dukungan penuh dari para penggemar diharapkan terus mengalir untuk mengawal perjuangan tim.
Pengembangan industri olahraga di Sumatera Utara dinilai ikut terdongkrak berkat konsistensi penampilan PSMS Medan. Basis pendukung klub diprediksi bakal makin meluas apabila tren kemenangan terus dipertahankan.
Kadispora Sumut meyakini fan base PSMS akan melonjak pesat jika tim berhasil menembus kasta tertinggi Liga 1. Pertumbuhan basis suporter ini diyakini membawa dampak ekonomi yang sangat luas.
Dampak ekonomi nyata langsung dirasakan oleh para pelaku UMKM di sekitar area Stadion Utama Sumut setiap kali PSMS bertanding. Perputaran ekonomi warga kecil ikut hidup seiring maraknya penonton yang hadir.
Meskipun memetik hasil manis, Pelatih PSMS Eko Purdjianto meminta seluruh anak asuhnya untuk tidak cepat berpuas diri. Ia mengingatkan bahwa perjalanan mengarungi kompetisi Liga 2 masih sangat panjang.
Persaingan antarklub dipastikan bakal semakin ketat pada laga-laga mendatang. Oleh sebab itu, Eko menekankan pentingnya menjaga fokus serta konsistensi berburu poin di setiap pertandingan.
Pihak tim kepelatihan bakal terus melakukan evaluasi mendalam, khususnya terkait kesiapan mentalitas para pemain. Perhatian ekstra diberikan agar stabilitas performa tim tetap terjaga di lapangan.
Kemenangan besar atas Persikad Depok ini turut memperpanjang rekor tak terkalahkan PSMS Medan saat berlaga di kandang sendiri. Stadion Utama Sumatera Utara makin kokoh menjadi markas yang tangguh.
Pada laga selanjutnya, PSMS Medan dijadwalkan melakoni laga tandang menuju markas PSPS Pekanbaru. Pertandingan tersebut bakal digelar di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, pada Minggu (11/10/2026). (Red/Rel).
Sumber: Diskominfo Provinsi Sumatera Utara.

