Jembatan Modular 15 Meter Rampung di Simalungun, Akses Marubun Jaya–Pardamean Asih Kembali Lancar

Simalungun — Jembatan modular sepanjang 15 meter di Huta Marubun II, Simpang Sitapulak, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara akhirnya rampung dibangun oleh Kodim 0207/Simalungun. Infrastruktur tersebut kini kembali membuka akses transportasi masyarakat yang sebelumnya sempat terganggu akibat kerusakan jembatan lama.

Jembatan modular ini menggantikan jembatan lama yang sudah lapuk dan rusak karena faktor usia. Kondisi tersebut sebelumnya menghambat mobilitas warga yang melintas di jalur penghubung antara Desa Marubun Jaya dan Desa Pardamean Asih di Kecamatan Tanah Jawa.

modular

Dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut, akses transportasi masyarakat di dua desa itu kini kembali normal. Warga dapat kembali menggunakan jalur tersebut untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi dan distribusi hasil pertanian.

Pengerjaan pembangunan jembatan dilakukan oleh Koramil 10/Tanah Jawa bersama Satuan Yonzipur I/DD. Proses pembangunan juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat sehingga pengerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dan tepat waktu.

modular

Dalam proses pembangunannya, sejumlah tahapan teknis dilakukan secara bertahap. Tahapan tersebut meliputi pengukuran bentangan jembatan, pembongkaran papan lantai jembatan lama yang sudah rusak, perakitan struktur jembatan modular, pemasangan gelagar lintang, pemasangan plat lantai jembatan, hingga pengecoran pada bagian tepi dekat dan tepi jauh jembatan.

Pengecoran pada kedua sisi jembatan dilakukan untuk memperkuat akses keluar dan masuk kendaraan sehingga jembatan dapat digunakan dengan lebih aman oleh masyarakat.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat mengatasi berbagai kesulitan di wilayah binaan.

modular

Menurutnya, kehadiran jembatan modular ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung peningkatan aktivitas ekonomi warga di wilayah tersebut.

Dengan infrastruktur yang kembali berfungsi, masyarakat di Desa Marubun Jaya dan Desa Pardamean Asih kini dapat beraktivitas lebih mudah tanpa hambatan akses transportasi seperti sebelumnya. (WS).

Sumber: Pendam I/BB.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news