Banda Aceh, Redaksisatu.Id.Batubara — Kepala Kepolisian Daerah Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memimpin langsung acara ramah tamah setelah selesainya prosesi serah terima jabatan di lingkungan kepolisian setempat. Pertemuan penuh kehangatan ini dilaksanakan di Gedung Presisi Mapolda Aceh pada Rabu, 15 Juli 2026.
Sertijab PJU dan Kapolres jajaran ini ditegaskan oleh Kapolda bukan hanya sekadar acara adat atau seremonial biasa di tubuh Polri. Pergantian posisi pengurus ini menjadi waktu yang sangat tepat untuk memperkokoh kekompakan persatuan anggota dalam mengabdi dan melayani warga masyarakat.

Acara ramah tamah penyerahan jabatan baru ini dihadiri oleh Wakapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, seluruh Pejabat Utama, Kapolresta, dan jajaran Kapolres. Selain itu, Ketua Bhayangkari Daerah Aceh beserta jajaran pengurus dan para tamu undangan lainnya juga ikut hadir menyaksikan acara tersebut.
Sertijab PJU dan Kapolres dinilai oleh jenderal bintang dua ini sebagai bagian penting dari roda perputaran organisasi demi pembinaan karier anggota. Proses regenerasi pemimpin baru ini juga sangat berguna sebagai penyegaran internal kepolisian demi meningkatkan mutu pelayanan publik yang profesional.

Kapolda Aceh Ruddi Setiawan memberikan piagam penghargaan setinggi-tingginya kepada para perwira yang telah menyelesaikan masa baktinya dengan sangat baik. Ucapan terima kasih ini ditujukan secara khusus kepada Brigjen Pol. Heri Heryandi, Kombes Pol. Djoko Susilo, Kombes Pol. Shobarmen, Kombes Pol. Didi Wahyudi, serta Kombes Pol. Riza Yulianto.
Seluruh kerja keras dan kesetiaan para pejabat lama tersebut dianggap memiliki andil besar dalam menjaga kondisi keamanan dan ketertiban di wilayah Aceh. Segala pengorbanan mereka selama bertugas telah berhasil menaikkan tingkat kepercayaan masyarakat luas terhadap citra baik institusi kepolisian.

Kepada jajaran komandan yang baru masuk, pimpinan kepolisian daerah ini mengucapkan selamat datang dan meminta mereka untuk cepat belajar mengenal wilayah tugasnya. Para pemimpin baru diwajibkan segera memahami sifat dan karakter warga Aceh agar program kerja yang sudah berjalan bagus tidak terhenti di tengah jalan.
Di akhir pidatonya, Kapolda mengajak seluruh anggotanya untuk memberikan bantuan penuh kepada para pejabat baru selama masa perpindahan kepemimpinan ini. Kerjasama yang kuat antaranggota diyakini menjadi modal utama kepolisian dalam memberikan perlindungan dan penegakan hukum yang adil bagi rakyat. (Red/Rel)
Sumber: Humas Polda Aceh

