Depok — Peringatan HUT ke-65 Kostrad menjadi momentum penting bagi TNI untuk menegaskan peran strategis Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat dalam menjaga kedaulatan negara. Upacara peringatan tersebut dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Markas Divisi Infanteri (Madivif) 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Jumat (6/3/2026).
Upacara peringatan HUT Kostrad tahun 2026 mengusung tema “Kostrad Prima Mengabdi Untuk Indonesia Maju”. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi TNI, di antaranya Wapang TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Tonny Harjono.

Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa sejak didirikan pada tahun 1961, Kostrad telah menunjukkan peran penting sebagai kekuatan pemukul utama TNI Angkatan Darat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, Kostrad selama ini selalu hadir di garis depan dalam berbagai tugas negara. Peran tersebut tidak hanya menjaga stabilitas nasional, tetapi juga membantu masyarakat saat menghadapi kondisi darurat maupun bencana.
Panglima TNI juga menyoroti tantangan global yang semakin kompleks. Ia menyebutkan bahwa perkembangan rivalitas kekuatan besar dunia, konflik regional, hingga munculnya bentuk ancaman baru menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh TNI ke depan.

Ia menjelaskan bahwa karakter ancaman saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat. Ancaman tidak lagi hanya berbentuk perang konvensional, tetapi juga mencakup perang siber, perang informasi melalui media, serta penggunaan teknologi persenjataan modern.
Karena itu, Panglima TNI mengingatkan seluruh prajurit Kostrad untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapan dalam menghadapi dinamika ancaman yang terus berkembang.
Di akhir amanatnya, Panglima TNI berpesan kepada seluruh prajurit Kostrad agar tetap menjaga semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga menekankan pentingnya loyalitas serta dedikasi dalam setiap pelaksanaan tugas.
Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama yang dihadiri para tamu undangan, prajurit Kostrad, serta anak-anak yatim. Suasana kebersamaan semakin terasa dalam momentum bulan suci Ramadan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah yang dipimpin oleh Ustadz Adi Hidayat. (Red/Rel).
Sumber: Puspen TNI.

