Warga Sudirejo Protes Rekrutmen MBG, Relawan Didominasi Orang Luar

Medan, Redaksisatu.Id.batubara — Warga Sudirejo menyampaikan protes terkait rekrutmen relawan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Puluhan warga Jalan Turi, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, mendatangi Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Sudirejo Medan Kota 007 pada Kamis (26/03/2026).

Protes warga Sudirejo muncul karena mereka merasa tidak mendapatkan kesempatan yang adil dalam proses perekrutan. Padahal sebelumnya disebutkan bahwa warga sekitar akan menjadi prioritas dalam program tersebut.

Warga mengungkapkan bahwa dari banyak pelamar yang berasal dari lingkungan setempat, hanya sebagian kecil yang diterima. Sementara itu, sejumlah peserta yang lolos justru berasal dari luar wilayah Sudirejo, seperti Jalan Amaliun, Jalan Puri, Jalan Menteng, hingga Jalan Sempurna.

Kondisi ini memicu kekecewaan warga yang merasa telah memenuhi seluruh persyaratan dan siap bekerja. Mereka menilai kesempatan yang diberikan tidak merata, meskipun mereka tinggal dekat dengan lokasi dapur SPPG.

Selain itu, proses seleksi juga dinilai tidak jelas. Beberapa pelamar mengaku dipanggil melalui pesan WhatsApp untuk langsung hadir dengan pakaian tertentu, sementara pelamar lain tetap mengikuti tahapan wawancara seperti biasa. Perbedaan mekanisme ini menimbulkan pertanyaan terkait transparansi sistem rekrutmen.

Kekecewaan warga semakin bertambah karena ada pelamar yang telah mengikuti seluruh tahapan, termasuk pengukuran seragam, namun tetap tidak diterima. Mereka menyatakan telah siap bekerja sejak dini hari dan merasa memiliki keunggulan karena lokasi tempat tinggal yang dekat dengan tempat kerja.

Warga juga mempertanyakan alasan kebutuhan tenaga ahli dalam pekerjaan tertentu, seperti mencuci peralatan dan membagikan makanan. Menurut mereka, pekerjaan tersebut dapat dilakukan oleh warga setempat, khususnya ibu rumah tangga yang sudah terbiasa dengan aktivitas serupa.

Melalui aksi tersebut, warga berharap pihak pengelola SPPG dapat mengevaluasi proses rekrutmen agar lebih transparan dan adil. Mereka juga mengusulkan adanya pembagian kuota antara warga lokal dan pelamar dari luar wilayah.

Warga berharap dapat dilibatkan dalam program yang berjalan di lingkungan mereka sendiri, sehingga manfaat program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. (Febi).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news