Balikpapan — Kilang Balikpapan menjadi fokus kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan operasional kilang tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meninjau langsung operasional Proyek Strategis Nasional Refinery Development Master Plan (PSN RDMP) di PT Kilang Pertamina Balikpapan, Selasa (03/03/2026), di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dalam keterangannya, Menko Polkam menegaskan bahwa PSN RDMP Balikpapan merupakan bagian penting dari urat nadi ketahanan energi nasional. Ia ingin memastikan proyek tersebut berjalan sesuai rencana guna mengantisipasi dampak gejolak global terhadap harga minyak dunia serta menjamin ketersediaan pasokan bahan bakar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menindaklanjuti kondisi global yang memanas di Timur Tengah, Menko Polkam mengingatkan seluruh pihak agar menjaga stabilitas distribusi dan keamanan infrastruktur energi. Ia meminta Pangdam dan Kapolda setempat meningkatkan pengamanan wilayah, termasuk jalur laut dan jaringan pipa minyak, agar tidak terjadi gangguan atau kecelakaan yang dapat merusak sistem distribusi.
Direktur Utama PT KPB, Bambang Harimurti, memaparkan bahwa progres PSN RDMP Balikpapan telah melampaui 97 persen. Kilang Balikpapan saat ini mampu mengolah 360 ribu barel minyak per hari dan operasional produksi berjalan baik untuk mendukung kebutuhan energi nasional.
Bambang juga menegaskan bahwa operasional Kilang Balikpapan tidak terdampak langsung oleh gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah. Hal ini karena sumber minyak mentah yang digunakan berasal dari dalam negeri dan kawasan Asia Tenggara.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menko Polkam. Ia berharap koordinasi keamanan semakin diperkuat demi menjamin kelangsungan operasional kilang sebagai objek vital nasional.

Menurut Gubernur, ketahanan bahan bakar minyak nasional saat ini berada pada level 20 hari dan masih berupa cadangan operasional. Ia mendorong agar segera diwujudkan cadangan energi nasional yang lebih kuat guna memperkokoh ketahanan energi jangka panjang.
Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, serta jajaran terkait lainnya.
Usai meninjau Kilang Balikpapan, Menko Polkam melanjutkan kunjungan kerja ke Markas Kodam VI/Mulawarman untuk memperkuat sinergi Forkopimda bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Kalimantan Timur. (Red/Rel).
Sumber: Kemenko Polkam RI.

