Pembekalan Kepala Sekolah Baru di Rembang, 47 Pemimpin Pendidikan Disiapkan Tingkatkan Mutu Sekolah

Rembang — Pembekalan kepala sekolah menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Rembang dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sebanyak 47 kepala sekolah tingkat SD dan SMP yang baru dilantik mengikuti pembekalan intensif yang digelar di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Rembang, Selasa (03/03/2026).

Pembekalan kepala sekolah ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kemampuan manajerial dan kepemimpinan para pimpinan sekolah agar mampu mengelola satuan pendidikan secara profesional dan inovatif.

Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dindikpora Rembang, Chrismastuti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menggunakan metode in on in. Metode ini memadukan pembelajaran teori dengan praktik langsung di lapangan.

Tahap pertama atau in 1 dilaksanakan selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Maret 2026. Dalam tahap ini para peserta mendapatkan berbagai materi penting, antara lain penguatan manajemen sekolah, kewirausahaan, serta peningkatan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah.

Menurut Chrismastuti, pembekalan ini diharapkan mampu memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan para kepala sekolah dalam mengelola lembaga pendidikan secara efektif.

Selanjutnya para peserta akan memasuki tahap on yang berlangsung pada Maret hingga April 2026. Pada tahap ini, para kepala sekolah akan menerapkan program yang telah disusun di sekolah masing-masing dengan pendampingan kepala sekolah mentor.

Hasil penerapan program tersebut nantinya akan dipresentasikan kembali pada tahap in 2 di hadapan Dindikpora Rembang. Presentasi ini menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus penyempurnaan program yang telah dijalankan di sekolah.

Dari total peserta yang mengikuti pembekalan, sebanyak 4 orang merupakan kepala sekolah SMP dan 43 orang kepala sekolah SD. Mereka diharapkan menjadi penggerak peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Rembang, terutama dalam penguatan tata kelola sekolah dan pengembangan inovasi pembelajaran.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Rembang, Puji Santoso, menilai pembekalan tersebut sangat penting karena hingga saat ini masih terjadi kekurangan kepala sekolah, khususnya di jenjang sekolah dasar.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Rembang masih membutuhkan sekitar 43 kepala sekolah tambahan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh rendahnya minat sebagian guru untuk menjabat sebagai kepala sekolah.

Menurut Puji, salah satu penyebabnya berkaitan dengan persoalan tunjangan. Sejumlah guru menilai tetap menjadi guru lebih menguntungkan karena masih menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) ke-13 dan ke-14, sedangkan tambahan tunjangan kepala sekolah dinilai belum terlalu besar.

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa sistem pencairan TPG saat ini sudah diperbaiki. Dana tunjangan tersebut kini langsung ditransfer dari pemerintah pusat ke rekening penerima sehingga lebih pasti dan transparan.

Puji berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat menunjukkan profesionalisme dan kepemimpinan yang kuat dalam mengelola sekolah.

Ia menegaskan bahwa kepala sekolah harus menjadi garda terdepan dalam memajukan pendidikan, terutama di wilayah pedesaan, sehingga program pendidikan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Red/Rel).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news