Clandestine Lab Narkoba di Bali Terbongkar, BNN Tangkap 2 WN Rusia Produksi Mephedrone

Bali – Clandestine laboratory atau laboratorium gelap narkotika berhasil dibongkar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bea dan Cukai serta Imigrasi di wilayah Gianyar, Bali. Dalam operasi yang berlangsung pada 5 hingga 6 Maret 2026 tersebut, petugas mengamankan dua warga negara Rusia berinisial NT dan TS yang diduga terlibat dalam produksi narkotika sintetis.

Pengungkapan kasus clandestine lab narkotika ini bermula dari temuan paket mencurigakan yang dikirim dari Cina menuju Kantor Pos di Gianyar, Bali pada Januari 2026. Paket tersebut menggunakan data identitas palsu sehingga memicu kecurigaan petugas dan dilanjutkan dengan penyelidikan mendalam.

Setelah melakukan pemantauan intensif, tim gabungan akhirnya melakukan penindakan pada Kamis malam (05/03/2026) sekitar pukul 23.45 WITA. Petugas berhasil mengamankan seorang perempuan warga negara Rusia berinisial NT di sebuah villa yang berada di Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Dari lokasi penangkapan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang mengarah pada aktivitas produksi narkotika. Di antaranya terdapat kunci kendaraan serta kunci sebuah villa lain yang kemudian menjadi petunjuk penting dalam pengembangan penyelidikan.

clandestine

Tim gabungan selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap sebuah mobil jenis LCGC yang terkait dengan tersangka. Dari dalam kendaraan tersebut, petugas menemukan berbagai barang yang diduga digunakan dalam proses pembuatan narkotika jenis mephedrone.

Beberapa barang bukti yang ditemukan antara lain jerigen putih, jerigen biru berisi ethyl acetate, dua botol kaca bertuliskan happy growth, alkohol 96 persen, botol mineral warna hijau, jerigen bertuliskan EA, botol kava methylamine, filter, kaleng botol, serta botol bertuliskan AG+ silver.

Setelah penggeledahan kendaraan, penyelidikan kembali dikembangkan pada Jumat dini hari (06/03/2026) sekitar pukul 01.00 WITA. Petugas kemudian melakukan penggerebekan di sebuah villa yang berada di wilayah Blahbatuh, Gianyar.

clandestine

Di lokasi ini, petugas menemukan berbagai bahan kimia serta peralatan yang diduga digunakan sebagai fasilitas clandestine laboratory. Barang-barang tersebut meliputi citric acid, dichloromethane, methylamine, hydrobromic acid, berbagai jerigen berisi cairan kimia, plastik berisi kristal putih yang diduga mephedrone, hingga peralatan laboratorium seperti timbangan digital, fruit dryer, masker respirator, erlenmeyer hisap dua liter, syringe 20 mililiter, serta berbagai alat penyaring.

Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah wadah berisi residu bahan kimia yang diduga merupakan sisa proses produksi narkotika sintetis di lokasi tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Laboratorium Narkotika BNN, zat yang diproduksi di laboratorium gelap tersebut dipastikan merupakan mephedrone yang termasuk dalam kategori narkotika golongan I.

BNN menegaskan akan terus memperkuat kerja sama lintas lembaga dalam upaya membongkar jaringan narkotika internasional. Penindakan tersebut dilakukan untuk mencegah Indonesia dimanfaatkan sebagai lokasi produksi maupun peredaran narkoba oleh jaringan global.

Upaya penegakan hukum juga akan dilakukan secara tegas guna melindungi masyarakat serta menjaga masa depan generasi bangsa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. (Red/Rel).

Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN RI.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news