Nias Utara, Redaksisatu.Id.Batubara — Jembatan Aramco di Desa Tetehosi Maziaya, Kecamatan Sitolu Ori, Kabupaten Nias Utara resmi rampung dibangun oleh Kodim 0213/Nias bersama prajurit Yon TP 903/Baluseda. Pembangunan jembatan yang melintasi Sungai Bohoya tersebut selesai pada Senin (16/03/2026) dan kini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Jembatan Aramco sepanjang 10,5 meter ini dibangun sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0213/Nias. Program tersebut bertujuan membuka akses transportasi serta meningkatkan konektivitas antarwilayah yang sebelumnya sulit dilalui masyarakat.
Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu dari enam titik pembangunan Jembatan Aramco yang dilaksanakan di wilayah kerja Kodim 0213/Nias. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Dalam proses pengerjaannya, personel TNI melaksanakan pembangunan secara bertahap. Tahapan pekerjaan dimulai dari perakitan pipa baja yang menjadi struktur utama jembatan, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan dudukan jembatan serta pembangunan pondasi beton sebagai penopang konstruksi.
Setelah pondasi selesai dibangun, proses dilanjutkan dengan pemasangan struktur Aramco yang menjadi rangka utama jembatan. Selanjutnya dilakukan penimbunan tanah dan pasir pada bagian oprit untuk memastikan akses kendaraan dapat melewati jembatan dengan aman.
Tahap berikutnya adalah pemadatan material tanah dan pasir agar permukaan jalan lebih stabil. Proses pembangunan kemudian ditutup dengan pengecatan sebagai tahap finishing untuk memperkuat sekaligus melindungi struktur jembatan.
Selama proses pembangunan berlangsung, personel Kodim 0213/Nias bersama prajurit Yon TP 903/Baluseda menggunakan berbagai peralatan kerja seperti cangkul, sekop, angkong, linggis, serta peralatan tukang lainnya. Selain itu, pekerjaan juga dibantu dengan penggunaan excavator mini untuk mempercepat proses pengerjaan di lapangan.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr (Han) menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Aramco ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses transportasi yang lebih baik.

Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta memperlancar akses antarwilayah di Kabupaten Nias Utara.
“Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga serta memperlancar akses antarwilayah, sehingga aktivitas sosial maupun perekonomian masyarakat di Desa Tetehosi Maziaya dan sekitarnya dapat berjalan lebih baik,” ujar Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap.
Dengan selesainya pembangunan Jembatan Aramco ini, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah untuk melakukan berbagai aktivitas seperti bekerja, berdagang, maupun menjalankan kegiatan sosial lainnya.
Jembatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Sitolu Ori karena mobilitas barang dan jasa menjadi lebih lancar.
Program pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Kodim 0213/Nias bersama Yon TP 903/Baluseda ini menjadi bukti nyata peran TNI dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. (Red/Rel).
Sumber: Pendam I/BB.

