Curanmor Medan Ditembak, Pelaku 10 Aksi Dilumpuhkan Polisi

Medan, Redaksisatu.Id.batubara — Tim Unit Resmob Polrestabes Medan Polda Sumatera Utara berhasil meringkus seorang pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor yang kerap beraksi di wilayah Kota Medan. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi keberadaan pelaku.

Pelaku diketahui bernama Dino Flayzaki alias Pulung (22). Ia dilumpuhkan dengan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kakinya karena melakukan perlawanan saat hendak diamankan petugas.

Penangkapan terjadi pada Sabtu malam, 25 April 2026, di kawasan Glugur Rimbun. Kanit Resmob Polrestabes Medan, Ramadhani Bimo Setiadi melalui Padal I JCS, Wahyudi Surya Putra, menjelaskan bahwa pelaku sebelumnya terdeteksi berada di lokasi tersebut.

medan

Saat itu, pelaku baru saja mengisi bahan bakar di sebuah SPBU. Petugas kemudian bergerak cepat melakukan penangkapan. Namun, pelaku berusaha melawan sehingga polisi mengambil tindakan tegas untuk melumpuhkan.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Jalan Thamrin, tepatnya di belakang parkiran Salon Crystal, kawasan Pandau Hulu I, Medan Kota, pada Desember 2025. Dalam aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban.

Tidak hanya itu, pelaku juga mengaku telah melakukan aksi curanmor di sekitar 10 lokasi berbeda di wilayah hukum Polrestabes Medan. Hal ini menunjukkan pelaku merupakan spesialis dalam tindak kejahatan tersebut.

Dalam penangkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha RX-King tanpa nomor polisi, satu unit ponsel iPhone 13, serta pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi.

Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku di lokasi lainnya. (F)

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news