Jakarta, Redaksisatu.Id.Batubara — Badan Pusat Statistik (BPS) kembali mencatat prestasi nasional di bidang tata kelola administrasi dan kearsipan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang Anugerah Kearsipan Tahun 2026 yang digelar Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung ANRI, Jakarta, Rabu (20/05/2026).
Dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kearsipan dan Anugerah Kearsipan 2026 itu, BPS berhasil meraih predikat sebagai Simpul Jaringan Terbaik Nasional. Selain itu, BPS juga ditetapkan sebagai Kementerian/Lembaga pada Klaster I dengan kategori AA atau “Sangat Memuaskan”.
Sekretaris Utama BPS, Zulkifli, hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Capaian ini menjadi bukti pengakuan atas kinerja BPS dalam mengelola sistem kearsipan yang dinilai berjalan optimal, terintegrasi, dan sesuai standar nasional.
BPS menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen lembaga dalam membangun sistem kearsipan yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan. Sistem tersebut juga menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Acara Rakornas dan Anugerah Kearsipan 2026 juga menjadi bagian dari peringatan Hari Kearsipan ke-55. Tahun ini, ANRI mengusung tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kepala ANRI, Mego Pinandito, dalam sambutannya menegaskan bahwa arsip bukan hanya catatan masa lalu. Arsip disebut sebagai aset strategis nasional yang memiliki peran penting dalam menjaga validitas data, akuntabilitas negara, serta keberlanjutan informasi untuk masa depan.
Bagi BPS, pengelolaan arsip yang baik menjadi fondasi penting dalam menjaga rekam jejak kinerja lembaga. Sebagai penyedia data statistik utama nasional, BPS menilai arsip yang valid dan terpercaya berperan besar dalam mendukung kebutuhan data pembangunan.
BPS juga menyampaikan bahwa penghargaan ini akan menjadi dorongan untuk terus meningkatkan inovasi dalam pengelolaan arsip, terutama di era transformasi digital saat ini.
Ke depan, BPS berkomitmen memperkuat sinergi dalam sistem kearsipan nasional guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif serta berkontribusi pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045. (Red/Rel).
Sumber: BPS RI.

