Pengelolaan Aset Daerah Diperketat, Sekda Tebing Tinggi Ikuti Raker Strategis Komisi II DPR RI

Tebing Tinggi, Redaksisatu.Id.batubara — Pengelolaan aset daerah menjadi isu utama yang dibahas saat Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, mengikuti Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI. Agenda penting ini berlangsung secara daring dari Ruang Rapat Kerja Wali Kota di Gedung Balai Kota Tebing Tinggi pada Selasa, 15 September 2026.
Pengelolaan aset daerah dan unit usaha BUMD dinilai sangat penting untuk dipenahi secara menyeluruh. Pengawasan ketat terhadap kekayaan pemda ini bertujuan penuh demi mendongkrak raihan Pendapatan Asli Daerah.
Rapat koordinasi tingkat nasional ini juga mengevaluasi peran aktif pemerintah daerah dalam Gugus Tugas Reforma Agraria atau GTRA. Komisi II DPR RI menilai kinerja GTRA di berbagai daerah belum berjalan maksimal.
Fokus penanganan masalah tanah serta penataan ruang turut menjadi pusat perhatian peserta rapat. Tim penilai DPR menyoroti secara tajam status pengelolaan Lahan Sawah yang Dilindungi di wilayah daerah.
Rapat kerja nasional ini sekaligus mengevaluasi tingkat keberhasilan pelaksanaan program prioritas Presiden. Pelaksanaan program strategis tersebut disorot tajam hingga ke tingkat pemerintahan desa.
lola
Komisi II DPR RI menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kerja sama erat ini diperlukan untuk menyelesaikan sengketa pertanahan dan tata kelola aset secara permanen.
Pihak DPR RI turut memaparkan rencana penyusunan Rancangan Undang-Undang Reforma Agraria yang baru. Aturan baru ini dirancang demi menghapus tumpang tindih regulasi yang selama ini membingungkan daerah.
Kehadiran RUU Reforma Agraria juga diproyeksikan untuk menghentikan konflik kewenangan antar lembaga negara. Undang-undang tersebut nantinya akan memperjelas pengelolaan batas kawasan hutan maupun non-hutan.
Melalui ajang rapat dengar pendapat ini, pemerintah daerah diberikan ruang untuk saling bertukar pengalaman. Pemda diharapkan mampu merumuskan jalan keluar terbaik demi menyukseskan program strategis nasional.
Sekda Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik tidak mengikuti rapat penting tersebut seorang diri. Sejumlah pejabat dinas terkait turut mendampingi beliau di Ruang Rapat Kerja Wali Kota.
Pejabat yang mendampingi antara lain Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Iboy Hutapea. Hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat, Syah Irwan.
Kepala Bagian Pemerintahan, Rizki Safitri, serta perwakilan PDAM Tirta Bulian, Teguh Wahyudi Abadi, turut duduk menyimak arahan DPR. Mereka mencatat berbagai masukan penting terkait tata kelola daerah.
Pemerintah kota juga mengutus Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Victor Agus Timbul Nainggolan. Kehadirannya didampingi oleh Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Safaruddin.
Jajaran pejabat Pemko Tebing Tinggi siap menjalankan instruksi hasil rapat kerja tersebut. Koordinasi antar dinas akan ditingkatkan demi membenahi aset serta masalah pertanahan di wilayah kota.(Supriadi Gugun).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news