Karo, Redaksisatu.Id.Batubara — Optimasi penyerapan gabah Karo terus digenjot oleh Perum Bulog Kantor Cabang Karo untuk memastikan ketersediaan pasokan pangan di kawasan Sumatera Utara. Langkah nyata ini ditempuh demi mendukung ketercapaian target pengadaan beras pemerintah di tingkat pusat.
Optimasi penyerapan gabah Karo tersebut dibuktikan dengan catatan realisasi penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) yang melonjak signifikan. Penyerapan telah menembus angka 1.586,85 ton hingga periode Oktober 2026.
Capaian penyerapan gabah tersebut sudah menyentuh 91,15 persen dari total target yang ditetapkan. Target awal yang dibebankan kepada Bulog KC Karo berada di angka 1.741 ton.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Karo Glen Dedi MS menyatakan rasa optimistisnya. Pihaknya yakin target penyerapan gabah petani dapat dituntaskan hingga 100 persen pada akhir Oktober 2026.
Keyakinan tersebut didukung oleh kondisi masa panen di wilayah kerja Bulog KC Karo yang berada pada tahap akhir. Seluruh potensi gabah petani yang masih tersedia bakal diserap secara maksimal.
Langkah percepatan penyerapan gabah di tingkat lokal ini sejalan dengan keberhasilan pengadaan beras di tingkat nasional. Kinerja Bulog secara keseluruhan mencatatkan hasil yang sangat membanggakan.
Hingga 8 Oktober 2026, realisasi pengadaan beras untuk program Public Service Obligation (PSO) nasional telah mencapai 4.115.014 ton setara beras. Angka ini setara dengan 102,88 persen dari target nasional yang dicanangkan.
Capaian nasional yang berhasil melampaui target tersebut memberikan suntikan semangat bagi personel di daerah. Jajaran Bulog KC Karo makin terpacu untuk menuntaskan sisa alokasi penyerapan gabah.
Glen Dedi MS menyampaikan keterangan tertulisnya mengenai keberhasilan pengadaan beras tersebut. Keterangan pers ini disampaikan kepada publik pada Jumat (09/10/2026).
Glen mengutarakan bahwa keberhasilan menembus pengadaan beras nasional di atas empat juta ton merupakan buah dari kerja keras bersama. Kolaborasi erat terjalin antara insan Bulog, para petani, serta mitra kerja daerah.
Glen menegaskan bahwa catatan manis nasional menjadi dorongan moral bagi timnya di Kabupaten Karo. Pengumpulan gabah dari para petani lokal akan dikawal ketat hingga akhir masa panen.
Pimpinan Bulog KC Karo itu membeberkan fakta bahwa penyerapan gabah pada tahun 2026 mengalami lonjakan drastis. Angka perolehan tahun ini menjadi rekor tertinggi jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya.
Guna menjaga tren positif ini, Bulog KC Karo berjanji akan terus hadir langsung di tengah-tengah para petani. Setiap peluang panen di wilayah kerja dipastikan tidak akan dilewatkan.
Langkah aktif ini bertujuan menjamin seluruh hasil keringat petani dapat terserap secara sempurna. Pada saat yang sama, pemenuhan cadangan beras pemerintah dapat terjamin dengan baik.

Glen menguraikan bahwa pembelian gabah petani tidak sekadar untuk mengejar target angka semata. Kebijakan penyerapan ini memegang peranan krusial dalam menjaga tingkat kesejahteraan para petani.
Kehadiran Bulog di lapangan berfungsi menstabilkan harga gabah di tingkat produsen agar tidak anjlok. Petani diberikan kepastian pasar saat terjadi melimpahnya hasil panen di daerah.
Di samping perlindungan harga bagi petani, kegiatan ini merupakan bagian integral dari penguatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). CBP yang kuat menjadi pilar utama ketahanan pangan nasional.
Guna menuntaskan target 100 persen, Bulog KC Karo saat ini hanya perlu mengejar sisa penyerapan sekitar 154,15 ton gabah. Angka kekurangan ini diyakini dapat terpenuhi dalam kurun waktu beberapa pekan ke depan.
Sisa target tersebut dipastikan dapat terkejar sebelum bergantinya bulan. Pengawasan dan penjemputan gabah terus difokuskan pada kantong-kantong panen di wilayah Kabupaten Karo.
Upaya berkelanjutan ini diharapkan memberi dampak ganda bagi perekonomian warga lokal. Selain menyokong keberhasilan Bulog, kesejahteraan petani Karo dan ketahanan pangan daerah dapat terus terjaga. (Red/N).

