Jakarta, Redaksisatu.Id.batubara — Sebuah pertemuan penuh kehangatan dan rasa hormat baru saja digelar oleh instansi penegak hukum nasional. Badan Narkotika Nasional atau BNN melakukan kunjungan kerja sosial dalam bentuk anjangsana ke kediaman pimpinan terdahulu mereka. Kegiatan ini ditujukan kepada Kepala Pelaksana Harian BNN Periode 2002, Komjen Pol (Purn) Nurfaizi Suwandi.
Anjangsana HANI 2026 ini dilaksanakan oleh jajaran pejabat tinggi BNN di rumah kediaman Nurfaizi yang terletak di daerah Jakarta Selatan pada hari Rabu, 17 Juni 2026. Pertemuan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian acara penting dalam menyambut datangnya Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI pada tahun 2026.
Suasana di lokasi pertemuan berlangsung dengan sangat akrab serta dipenuhi rasa kekeluargaan yang kental. Pertemuan silaturahmi tersebut diramaikan oleh kedatangan Deputi Pemberantasan BNN RI, Deputi Rehabilitasi BNN RI, Direktur Peran Serta Masyarakat Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN, Direktur Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN, serta Kepala Biro Umum Settama BNN.

Sepanjang obrolan santai itu berlangsung, para pejabat BNN bersama sang purnawirawan jenderal polisi banyak bertukar cerita lama. Mereka mengenang kembali kisah perjuangan serta masa-masa awal berdirinya lembaga BNN dalam memberantas peredaran obat terlarang di tanah air.
Dalam kesempatan yang baik itu, Komjen Pol (Purn) Nurfaizi Suwandi menceritakan berbagai macam kesibukan dan aktivitas harian yang ia jalani pada masa pensiunnya sekarang. Pria yang pernah memimpin BNN pada tahun 2002 ini juga memberikan wejangan serta nasihat hidup yang sangat mendalam kepada para pejabat yang hadir.
Nurfaizi memberikan penekanan mengenai pentingnya setiap manusia untuk selalu bisa menjaga keseimbangan di dalam roda kehidupan. Menurutnya, seluruh petugas harus bisa membagi waktu dengan adil antara urusan kehidupan pribadi, tugas pengabdian kepada negara, serta menjaga kedekatan spiritual dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Bagi jajaran lembaga BNN, kegiatan berkunjung ke rumah para mantan pemimpin ini memiliki arti dan makna yang sangat mendalam. Agenda anjangsana ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah bentuk penghargaan yang tinggi atas segala jasa, kontribusi, serta dedikasi nyata yang sudah diberikan para tokoh senior di masa lalu.
Selain itu, kegiatan tatap muka ini juga dipakai sebagai sarana untuk mempererat tali tali silaturahmi antar-generasi. Langkah ini dirasa sangat perlu untuk terus menjaga dan mengalirkan semangat perjuangan yang sama dalam menyukseskan program kerja menciptakan negara Indonesia Bersinar atau Bersih Narkoba.
Pihak BNN sadar betul bahwa segala macam keberhasilan, kemajuan, serta pencapaian besar yang berhasil diraih oleh institusi hari ini tidak akan pernah bisa terwujud tanpa adanya fondasi kuat yang dibangun oleh para pejabat terdahulu. Pertemuan yang penuh dengan kenangan manis tersebut berjalan dengan lancar dan ditutup dengan sesi jabat tangan erat. (Red/Rel).
Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN.

