Dorong Kedaulatan Pangan, Babinsa Koramil 09 Tiga Balata Turun Sawah Kawal Panen Padi Petani Simalungun

Simalungun, Redaksisatu.Id.batubara — Dorong kedaulatan pangan terus diwujudkan secara konsisten oleh jajaran TNI AD melalui aksi nyata pendampingan para petani di wilayah binaan. Langkah konkret ini terbukti dari pergerakan aparat kewilayahan yang ikut serta memanen hasil sawah pada Sabtu (12/09/2026).

Dorong kedaulatan pangan tersebut ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 09/Tiga Balata Kodim 0207/Simalungun Serda P. Simatupang. Ia terjun langsung mengarungi lumpur persawahan demi membantu warga menggarap hasil panen padi milik petani lokal.

Aksi pemotongan bulir padi tersebut dipusatkan di atas areal persawahan milik Natal Simajuntak. Luas hamparan lahan pertanian yang dipanen tersebut tercatat mencapai kurang lebih 6,5 rante.

Lokasi kegiatan pertanian ini berada di wilayah Dusun I Pasar Baru, Nagori Dolok Tomuan. Kawasan persawahan tersebut secara administratif masuk dalam wilayah Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.

Pemilik lahan Natal Simajuntak diketahui merupakan salah satu anggota aktif dari Kelompok Tani Berkat Tani. Kelompok ini konsisten mengolah sawah demi memproduksi komoditas beras di daerah tersebut.

Kehadiran sosok prajurit Babinsa di tengah area persawahan tidak sekadar menyumbangkan bantuan tenaga fisik. Peran aparat militer ini sekaligus membawa misi pembinaan keakraban sosial di perdesaan.
Kegiatan bersama ini menjadi bagian dari sarana efektif untuk mempererat jalinan silaturahmi di lapangan. Langkah ini juga ditujukan demi membangun sinergitas yang kokoh antara TNI dan seluruh elemen warga.
pang
Di sela-sela memotong padi, Serda P. Simatupang turut menyuntikkan motivasi dan dorongan semangat kepada para petani. Warga diimbau agar tidak lelah dan terus telaten mengelola lahan pertanian mereka.
Pengolahan lahan sawah secara maksimal diyakini mampu memicu kenaikan volume hasil produksi panen. Tingginya produktivitas beras tersebut tentu berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan hidup keluarga petani.
Proses pengawalan oleh jajaran Koramil ini sejatinya telah digulirkan sejak fase paling awal. Babinsa secara setia mendampingi warga mulai dari tahap persiapan pengolahan tanah persawahan.

Pendampingan dilanjutkan pada proses penanaman bibit hingga perawatan rutin dari ancaman hama tanaman. Rangkaian panjang pengawalan tersebut akhirnya dituntaskan saat memasuki masa pemetikan hasil panen.

Keterlibatan penuh prajurit TNI di lapangan menjadi bukti komitmen nyata dalam menyokong agenda ketahanan pangan nasional. Sektor persawahan daerah dipandang sebagai fondasi utama kestabilan bahan pokok.

Melalui kebersamaan di atas persawahan ini, hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat diharapkan tumbuh makin menyatu. Sektor pertanian di wilayah Simalungun diproyeksikan berkembang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Langkah gotong royong ini menjadi wujud tindakan nyata untuk menjaga ketersediaan pangan di tingkat bawah. Kebersamaan tersebut menjadi kunci utama dalam mendorong tingkat kesejahteraan hidup masyarakat. (Ramlan Purba).

Sumber: Penerangan Kodim 0207 Simalungun.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news