Gelaran Budaya Karo di Solo Didukung Penuh Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih Sebagai Momentum Rawat Tradisi

Tebing Tinggi, Redaksisatu.Id.batubara — Gelaran budaya Karo di Solo mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari jajaran kepala daerah demi melestarikan nilai warisan leluhur. Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih menyatakan kesiapan dan dukungan penuhnya atas rencana pelaksanaan pesta adat tahunan tersebut. Pernyataan ini disampaikan saat menerima kunjungan audiensi pengurus Pemuda Merga Silima di Ruang Kerja Wali Kota pada hari Kamis, 25 Juni 2026.

Gelaran budaya Karo di Solo tersebut dipandang bukan sekadar acara seremonial biasa yang diulang setiap tahun. Menurut Wali Kota H. Iman Irdian Saragih, agenda kebudayaan ini menjadi sebuah momentum yang sangat krusial untuk mengokohkan tali silaturahmi perantau serta merawat semangat gotong royong warga. Wali Kota menyampaikan hal itu sesaat setelah menerima dokumen undangan resmi dari perwakilan panitia.

Pimpinan daerah memberikan arahan tegas bahwa kunci sukses dari perhelatan akbar ini terletak pada kematangan koordinasi antarsektor. Secara khusus, Wali Kota memberikan wejangan agar panitia betul-betul jeli dalam mengelola manajemen logistik di lapangan. Hal utama yang wajib diperhatikan dengan cermat adalah pemenuhan kebutuhan makanan atau konsumsi bagi seluruh peserta agar tidak memicu kendala.

karo

Wali Kota memahami rupa-rupa tantangan yang dihadapi oleh tim pelaksana di area perantauan, terutama mengenai urusan dapur umum. Walau demikian, sistem koordinasi yang intensif diharapkan bisa menjamin hak yang sama bagi seluruh pengunjung yang hadir. Manajemen yang rapi dinilai sebagai bentuk nyata dari penghormatan terhadap adat istiadat yang dipegang teguh.

Pihak panitia memaparkan bahwa festival kebudayaan yang sudah memasuki tahun kelima ini menurut jadwal akan dilangsungkan pada hari Sabtu, 20 Juli mendatang. Lokasi yang dipilih adalah salah satu area lapangan terbuka yang berada di wilayah Kota Solo. Rangkaian kegiatan akan dimulai sejak pukul 16.00 WIB, dengan acara puncak berupa ritual adat dan pentas seni pada malam hari.

Merujuk pada catatan data organisasi, saat ini ada sekitar 500 Kepala Keluarga atau KK warga suku Karo yang tinggal menetap di daerah Solo dan sekitarnya. Jumlah pengunjung yang memadati area lapangan diperkirakan akan membeludak tajam karena adanya kedatangan sanak saudara dari luar kota. Panitia juga menegaskan telah mengirim surat undangan resmi kepada Ketua Umum pengurus pusat persatuan masyarakat Karo.

karo

Menanggapi instruksi dari Wali Kota mengenai rincian teknis perayaan, utusan dari Pemuda Merga Silima menyatakan kesiapan total mereka untuk menjaga ketertiban. Peran aktif dari kelompok pemuda akan dijadikan penggerak utama dalam mengawal kelancaran acara. Generasi muda berkomitmen penuh membantu pengaturan konsumsi dan tata letak panggung.

Kehadiran Wali Kota Tebing Tinggi dalam upacara adat di Jawa Tengah itu nantinya dirasa sangat penting. Kedatangan pimpinan daerah dipercaya akan menjadi penyuntik semangat serta menghadirkan rasa bangga yang luar biasa bagi seluruh komunitas perantau Karo yang bermukim di sana. (Supriadi Gugun).

Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news