Batu Bara l Redaksisatu.Id.batubara
Juara 1 lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Kabupaten Batu Bara, Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai dikunjungi oleh Ketua TP. PKK Kota Padang Sidimpuan, Senin sore (22/12/2025). Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Padang Sidimpuan tersebut turut didampingi oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin beserta rombongan lainnya.
Tiba di Rumah Batik Ciprat Desa Perjuangan yang berlokasi di Dusun 1 sekira Pukul 16.00 WIB sore, Ketua TP. PKK Kota Padang Sidimpuan Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe bersama Sekda Kota Padang Sidimpuan dan rombongan disambut hangat oleh Ketua TP. PKK Desa Perjuangan Nurhayati, S.Kom., Kepala Desa Perjuangan Erwin Zunaidi, S.H., dan Ibu Camat Sei Balai Ny. Endang Susilawati Wali Wala.
Dalam sambutannya, Ibu Camat Sei Balai Ny. Endang Susilawati Wali Wala menyampaikan ucapan selamat datang di Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai kepada Ibu Ketua TP. PKK Kota Padang Sidimpuan Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe beserta rombongan. Semoga kunjungan ke Desa Perjuangan, ucap Ny. Endang Susilawati, dapat memberikan manfaat bagi rombongan TP. PKK Kota Padang Sidimpuan terutama dalam hal membangkitkan peran ibu ibu PKK untuk berinspirasi menciptakan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bersumber dari kearifan lokal yang jika dikembangkan dan dibimbing dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
Sementara itu, Ketua TP. PKK Kota Padang Sidimpuan Ny. Masroini Letnan Dalimunthe yang juga merupakan istri Wali Kota Padang Sidimpuan Letnan Dalimunthe ketika memberikan sambutan pembuka mengatakan, bahwa kehadiran pihaknya ke Desa Perjuangan tepatnya di Rumah Batik Ciprat adalah dalam rangka kegiatan Studi Tiru TP. PKK Kota Padang Sidimpuan ke Kabupaten Batu Bara.

“Kami dibawa kemari (Rumah Batik Ciprat Desa Perjuangan-red) oleh Ibu Bupati Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin karena katanya di sini ada produk unggulan UMKM hasil dari kreatifitas dan inovasi ibu ibu PKK. Oleh karena itu, Kami merasa tertarik datang ke Desa Perjuangan ini guna melihat secara langsung proses pembuatan batik ciprat dan juga produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lainnya untuk ditiru dan selanjutnya diterapkan di Kota Padang Sidimpuan”, ujar Ny. Masroini menjelaskan.
Usai acara penyampaian sambutan, Ketua TP. PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin yang turut didampingi Ketua TP. PKK Kecamatan Sei Balai Ny. Endang Susilawati Wali Wala dan Ketua TP. PKK Desa Perjuangan Ny. Nuhayati Erwin Zunaidi melakukan pemotongan nasi tumpeng yang kemudian diserahkan kepada Ketua TP. PKK Kota Padang Sidimpuan Ny. Masroini Letnan Dalimunthe. Pemotongan nasi tumpeng tersebut diadakan karena kunjungan TP. PKK Kota Padang Sidimpuan itu secara kebetulan bertepatan dengan peringatan Hari Ibu yang jatuh pada setiap Tanggal 22 Desember. Jadi, sebagai rasa syukur dan rasa suka cita dalam merayakan Hari Ibu dilaksanakan pemotongan nasi tumpeng saat kunjungan Ketua TP. PKK Kota Padang Sidimpuan ke Desa Perjuangan Kecamatan Sei Balai.
Setelah melaksanakan pemotongan nasi tumpeng, kegiatan kunjungan dilanjutkan dengan dialog serta melihat langsung berbagai produk UMKM yang dihasilkan oleh ibu ibu PKK Desa Perjuangan, diantaranya: Kain Batik Ciprat, Tas Rajut, Kemasan Minuman Kelapa Jely yang diberi nama Kellyngan (Kelapa Jely Perjuangan), dan lainnya.
Di sela sela kegiatannya melihat berbagai produk UMKM itu, Ketua TP. PKK Kota Padang Sidimpuan Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe terpanggil untuk melakukan proses membuat batik ciprat secara langsung yang kain dan desain cipratnya, Ny. Hj. Masroini sendiri yang memilihnya.
Kegiatan kunjungan Ketua TP. PKK Kota Padang Sidimpuan Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe bersama Sekda dan rombongan ke Desa Perjuangan diakhiri dengan aksi memborong produk produk UMKM karya ibu ibu PKK Desa Perjuangan untuk dibawa kembali ke Kota Padang Sidimpuan sebagai buah tangan atau oleh oleh.
Sebelum bertolak meninggalkan Desa Perjuangan, Ketua TP. PKK Kota Padang Sidimpuan Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe mengaku salut dan menyampaikan apresiasi atas kinerja yang telah diperlihatkan oleh Ibu ibu PKK Desa Perjuangan yang mampu menghasilkan produk batik yang bernilai seni tinggi, berkualitas, menarik, dan unik. Demikian halnya untuk produk Kelapa Jely Perjuangan (Kellyngan). Menurut Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe, produk minuman Kelapa Jely Perjuangan (Kellyngan) memiliki rasa yang alami, jauh dari bahan pengawet dan penyedap rasa, serta sangat enak jika dinikmati.
Ketua TP. PKK Desa Perjuangan Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi ketika ditemui di kediamannya Dusun 1 Desa Perjuangan pada Sabtu, 27 Desember 2025 membenarkan kunjungan Ketua TP. PKK Kota Padang Sidimpuan Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe ke Rumah Batik Ciprat Desa Perjuangan pada 22 Desember 2025 lalu.

Diterangkan oleh Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi, keberhasilan TP. PKK Desa Perjuangan meraih Juara 1 lomba UP2K adalah berkat kerja keras tim yang selama ini telah menaruh kesungguhan untuk meningkatkan perekonomian keluarga melalui karya karya UMKM.
Didampingi Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Siti Khodizah, Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi kepada Awak Media Redaksisatu.Id.batubara mengungkapkan pemberian hadiah Juara 1 lomba UP2K langsung diserahkan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin pada Tanggal 14 Oktober 2025 bertempat di Aula Kantor Bupati. Dalam statusnya sebagai Juara 1 lomba UP2K, ucap Ny. Nurhayati, S.Kom., TP. PKK Desa Perjuangan menerima hadiah berupa: piala, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp.6 juta.
Istri Kepala Desa Perjuangan Erwin Zunaidi, S.H., ini lebih lanjut memaparkan dengan berhasilnya meraih Juara 1 lomba UP2K Tingkat Kabupaten Batu Bara, maka Desa Perjuangan akan tampil pada lomba UP2K Tingkat Provinsi Sumatera Utara mewakili Kabupaten Batu Bara yang akan digelar pada Tahun 2026 mendatang.
Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi optimis bisa mengikuti perlombaan UP2K Tingkat Provinsi Sumatera Utara secara baik dan sesuai yang diharapkan. “Insha Allah berkat kerja keras dan kekompakkan dari ibu ibu PKK Desa Perjuangan kita dapat mengukir prestasi pada ajang lomba UP2K Tingkat Provinsi Sumatera Utara pada Tahun 2026 mendatang”, tegas Ny. Nurhayati yakin.
Ditanya soal produk batik ciprat dan produk Kelingan, Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi menguraikan, bahwa bahan bahan yang dipergunakan untuk membuat kain batik ciprat berasal dari hasil pertanian dan perkebunan, seperti: getah daun jati, kunyit, dan sapu lidi. Demikian halnya dengan produk minuman Kellyngan, juga bahan bahannya berasal dari hasil pertanian dan perkebunan masyarakat, misalnya: kelapa, air kelapa, dan gula–semuanya bisa didapatkan di Desa Perjuangan.
Masih terkait dengan produk minuman Kellyngan tersebut, Ketua TP. PKK Desa Perjuangan Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi menuturkan bahwa produk minuman Kellyngan ini merupakan implementasi dari hasil pelatihan pembuatan Kelapa Jely yang digelar oleh TP. PKK Kabupaten Batu Bara beberapa waktu lalu. “Sesuai data yang Kami dapatkan, baru PKK Desa Perjuangan yang mampu melaksanakan hasil pelatihan yang diselenggarakan oleh TP. PKK Kabupaten Batu Bara, makanya TP. PKK Kota Padang Sidimpuan mengunjungi Desa Perjuangan”, terang Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi memberitahukan.

Selanjutnya, Ketua TP. PKK Desa Perjuangan Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi menambahkan, nama Kellyngan selain merupakan singkatan dari Kelapa Jely Perjuangan, juga memiliki makna konotasi lain, yaitu diambil dari Bahasa Jawa Iling yang berarti ingat. “Jadi Kellyngan itu menggambarkan filosofi orang Jawa yang dalam setiap menjalankan aktivitas kerja senantiasa ingat akan Tuhan yang Maha Kuasa sehingga apapun yang akan dilakukan selain terhindar dari perbuatan munkar juga akan mendapatkan perlindungan serta keselamatan dari sang Pencipta”, beber Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi menerangkan.
Harapan kita sambung Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi, setiap kali orang membeli dan meminum Kellyngan, dia akan tetap ingat Tuhannya sehingga siapapun yang meminum minuman Kellyngan akan mendapatkan berkah dari Tuhan yang Maha Esa.
Dipenghujung perbincangannya dengan Awak Media Redaksisatu.Id.batubara, Ketua TP. PKK Desa Perjuangan Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi menyatakan dalam menciptakan dan mengembangkan produk produk UMKM, pihaknya tetap mempedomani metode ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi). Sampai sejauh ini kata Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi, metode ATM itu masih dianggap tepat untuk membuat produk produk UMKM unggulan.
Menutup keterangannya, Ketua TP. PKK Desa Perjuangan Ny. Nurhayati Erwin Zunaidi juga mengemukakan bahwa dalam rangka mendukung dan mengejawantahkan program Asta Cita Presiden Prabowo khususnya di bidang Ketahanan Pangan, di Desa Perjuangan telah dibentuk Kelompok Wanita Tani (KWT) yang diberi nama EDEL WEIS yang diketuai oleh Siti Khodizah.
Perlu diinformasikan, baik kegiatan UMKM maupun kegiatan Kelompok Wanita Tani semuanya dikelola oleh Pokja 2 UP2K. Kegiatan Kelompok Wanita Tani ini nantinya akan difokuskan pada kegiatan ketahanan pangan, dengan memanfaatkan perkarangan rumah untuk ditanami sayur sayuran dan tanaman bahan dapur rumah tangga lainnya.
Sesuai yang disampaikan oleh Ketua TP. PKK Desa Perjuangan kepada Awak Media Redaksisatu.Id.batubara, bahwa semua kegiatan membuat produk UMKM seperti batik ciprat, tas rajut, minuman Kellyngan, dan produk UMKM lainnya dananya masih bersumber dari swadaya ibu ibu PKK dan juga berkat dukungan serta partisipasi Kepala Desa Perjuangan Bapak Erwin Zunaidi, S.H. (SH).

