PAD Kota Sungai Penuh Digenjot Lewat Evaluasi Ketat Pemungutan Pajak dan Retribusi

Sungai Penuh, Redaksisatu.Id.batubara — Pendapatan Asli Daerah atau PAD menjadi fokus utama Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam melakukan pembenahan tata kelola keuangan daerah. Upaya serius ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Perangkat Daerah yang membahas khusus mengenai sistem penarikan dana dari sektor wajib pajak serta retribusi.

PAD Kota Sungai Penuh yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah diperiksa secara mendalam dalam rapat yang berlangsung pada hari Kamis, 4 Juni 2026. Agenda besar yang mempertemukan seluruh jajaran dinas ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah.

Wali Kota Alfin menyatakan bahwa peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap hasil perolehan dana daerah yang masuk sampai saat ini sangat penting dilakukan. Beliau menginstruksikan kepada setiap instansi kerja untuk segera memetakan apa saja kendala atau hambatan yang terjadi di lapangan selama proses penarikan uang pajak dan retribusi.

pad

Pihak pemerintah daerah meminta seluruh jajaran kepala dinas untuk jeli melihat segala potensi pemasukan yang ada di wilayah Kota Sungai Penuh. Setelah potensi tersebut ditemukan, setiap instansi wajib merumuskan formula atau strategi yang tepat agar target penerimaan kas daerah bisa terpenuhi secara maksimal.

Wali Kota Alfin juga memberikan dorongan kuat kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD agar tidak takut untuk melahirkan terobosan serta inovasi baru dalam mengelola uang daerah. Sistem kerja yang kreatif sangat dibutuhkan agar proses pengumpulan dana berjalan lebih rapi, transparan, dan tidak berbelit-belit.

Menurut pandangan pemerintah, ada beberapa unsur penting yang menjadi kunci utama dalam menyukseskan pemungutan dana daerah ini. Faktor-faktor penentu tersebut di antaranya adalah memperketat pengawasan petugas di lapangan, meningkatkan mutu pelayanan yang ramah kepada warga, serta mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi berbasis digital.

Melalui langkah pemantauan yang disiplin ini, pemerintah berharap penyerapan dana dari masyarakat bisa berjalan optimal untuk menyokong jalannya pembangunan fasilitas umum di kota tersebut. Kegiatan evaluasi berkala ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Alpian, para Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, serta seluruh pimpinan perangkat daerah setempat. (Red/Rel).

Sumber: Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news