Tebing Tinggi, Redaksisatu.Id.batubara — Pesan menohok disampaikan oleh Wali Kota Tebing Tinggi H Iman Irdian Saragih saat memimpin agenda pengukuhan pejabat daerah. Beliau mengingatkan seluruh ASN bahwa kedudukan birokrasi bukan milik pribadi yang bersifat kekal.
Pesan tegas mengenai integritas ini dilontarkan langsung oleh pimpinan Pemko Tebing Tinggi tersebut di hadapan para pejabat baru. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk menilai keseriusan kerja para jajaran.
Pengukuhan pimpinan Perumda Air Minum Tirta Bulian beserta belasan pejabat birokrasi ini berlangsung penuh khidmat. Rangkaian acara pengambilan sumpah jabatan diselenggarakan pada Jumat sore, 18 September 2026.
Lokasi pelaksanaan prosesi pelantikan dipusatkan di Aula Balai Kota Tebing Tinggi. Agenda resmi ini memadukan pengukuhan jajaran direksi BUMD, pejabat administrator, hingga kepala satuan pendidikan.
Wali Kota Iman Irdian Saragih dalam pidato arahannya menggarisbawahi bahwa jabatan bukanlah jaminan abadi bagi seorang ASN. Setiap pemangku amanah akan terus dipantau berdasarkan pencapaian kinerjanya di lapangan.

Penilaian rutin akan berfokus pada tingkat disiplin, integritas moral, serta kemampuan menyelesaikan masalah birokrasi. Kontribusi nyata terhadap kemajuan organisasi menjadi tolok ukur utama kelayakan seorang pejabat.
Iman Irdian meminta para pejabat yang baru dilantik untuk tidak cepat berpuas diri dengan posisi baru. Pelantikan justru menjadi awal dari beban tanggung jawab yang jauh lebih besar bagi masyarakat.
Tuntutan publik terhadap peningkatan kualitas pelayanan pemerintah dipastikan kian hari semakin tinggi. Oleh sebab itu, kinerja para pejabat tertunjuk akan selalu disorot secara tajam.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan komitmennya untuk menerapkan sistem merit secara konsisten. Beliau menjamin tidak ada praktik jual beli jabatan dalam bentuk apa pun di Pemko Tebing Tinggi.
Jabatan birokrasi ditegaskan bukan sebuah barang dagangan yang bisa didapatkan melalui imbalan materi. Seluruh pengisian posisi didasarkan pada kualifikasi resmi, kompetensi individu, serta kebutuhan organisasi.

Wali Kota mengajak seluruh jajaran ASN untuk senantiasa bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi etika. Kerja birokrasi tidak boleh terkontaminasi oleh kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Aparat pemerintah diajak untuk bersama-sama membangun birokrasi yang bersih, tanggap, dan fokus pada hasil kerja nyata. Pelayanan publik yang maksimal menjadi prioritas utama yang harus diwujudkan bersama.
Dalam prosesi pelantikan tersebut, posisi Direktur Perumda Air Minum Tirta Bulian masa jabatan 2026–2031 resmi diamanahkan kepada Hadi Sucipto. Kehadiran pimpinan baru diharapkan membawa perubahan positif pada BUMD air bersih tersebut.
Selain pimpinan Perumda, empat Pejabat Administrator di lingkungan Dinas Dukcapil juga turut dikukuhkan. Fariz Handika Putra resmi dilantik untuk menduduki posisi sebagai Sekretaris Dinas Dukcapil.
Tiga pimpinan bidang di Dinas Dukcapil juga ikut diambil sumpahnya oleh Wali Kota. Devisanta Wincheria br Munthe dipercaya mengemban amanah sebagai Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil.

Posisi Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk kini resmi diamanahkan kepada Hermansyah Putra Nainggolan. Sementara jabatan Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data dipercayakan kepada Muhammad Arif Rahman Nasution.
Sektor pendidikan juga mendapat penyegaran kepemimpinan melalui pengukuhan puluhan tenaga pengajar. Sebanyak 24 Kepala Sekolah SD Negeri dan 3 Kepala Sekolah SMP Negeri resmi dilantik pada kesempatan tersebut.
Rangkaian acara pengukuhan ini disaksikan oleh unsur Forkopimda Kota Tebing Tinggi beserta jajaran tamu undangan. Sekdako Erwin Suheri Damanik hadir mengawal jalannya acara bersama para Asisten dan Staf Ahli.
Perwakilan Kepala OPD, para Camat, serta Kepala Bagian di lingkungan Pemko Tebing Tinggi turut memadati aula lokasi acara. Tim peliputan Diskominfo Kota Tebing Tinggi mengawal seluruh jalannya kegiatan hingga usai. (Supriadi Gugun).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

