Madina l Redaksisatu.Id.batubara
Dalam upaya mewujudkan pelayanan yang cepat dan profesional, Perkebunan PTPN 4 Regional II Plasma Madina menyalurkan bantuan Laptop dan Printer kepada Pemerintah Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara pada Senin 15 Desember 2025 .
Bantuan tersebut di langsung oleh Manager PTPN 4 Regional II Kebun Plasma Madina, Amir Hasan Damanik kepada Kepala Desa Batu Sondat Zulfikar Nasution. Saat menyerahkan bantuan itu, Manager PTPN 4 Regional II Kebun Plasma Madina Amir Hasan Damanik turut didampingi Asisten SDM Ahmad Salbani. Sementara itu, Kepala Desa Zulfikar Nasution didampingi Sekretaris Desa Heldi Putra, S.Pd., serta di saksikan para Kaur. Adapun bantuan yang serahkan yaitu berupa 1 Unit Laptop Merk Lenova 14″ dengan Spesifikasi: Processor Core i5-12450H, Memori 16 GBLPDDR 5-4800Hard Drive 512 GB, Sistem Operasi Windows 11 Home Single Language 64, dan 1 Unit Printer Merk Canon PIXMA Ink Efficient G3730.
Atas Perhatian pihak PTPN 4 tersebut, Kepala Desa Batu Sondat Zulfikar Nasution bersama seluruh perangkat menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi terkhusus kepada Manager PTPN 4 Regional II Kebun Plasma Madina Amir Hasan Damanik. “Semoga Laptop dan Printer ini bisa nantinya bermanfaat bagi kami dalam melayani pembuatan surat atau keperluan lainnya”, ucap Kepala Desa Batu Sondat Zulfikar Nasution.
Dalam kesempatan itu, usai menerima bantuan laptop dan printer, Kepala Desa Batu Sondat Zulfikar Nasution menyerahkan 1 bundel berkas surat permohonan lanjutan pengaspalan jalan hotmix kepada Manager PTPN 4 Regional II Kebun Plasma Madina Amir Hasan Damanik.
Kepada wartawan ini, Amir Hasan Damanik mengatakan, bantuan laptop dan printer yang diserahkan pihaknya kepada Kepala Desa Batu Sondat bersumber dari dana Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) perusahaan sebagai bentuk program pemberdayaan masyarakat sekitar.
Selanjutnya sebut Amir Hasan Damanik, dana yang bersumber dari program TJSL atau yang lebih dikenal dengan istilah Corporate Social Responsibility (CSR) juga diarahkan untuk pembangunan berkelanjutan dengan memberikan manfaat pemberdayaan ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat sekitar yaitu berupa bantuan modal usaha mikro kecil menengah, pelatihan, sarana prasarana, dan program peduli lingkungan lainnya.
Menurut Amir Hasan Damanik, TJSL adalah komitmen perusahaan untuk beroperasi secara etis dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. “Program ini diatur di Indonesia, terutama untuk BUMN, sebagai bagian dari upaya memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan”, ujar Amir Hasan memberitahukan.
Bentuk bantuan TJSL tersebut sambung Amir Hasan, adalah seperti pemberdayaan ekonomi, bantuan modal kerja, pinjaman lunak UMKM, atau pelatihan kewirausahaan untuk menciptakan lapangan kerja, pendidikan dan pelatihan, program keterampilan atau beasiswa untuk meningkatkan kualitas SDM lokal, bantuan sarana pengelolaan sampah, program penghijauan, dan pengembangan infrastruktur ramah lingkungan. Kemudian bantuan sarana kesehatan, program disabilitas, atau dukungan untuk masyarakat rentan.
Manager PTPN 4 Regional II Kebun Plasma Madina Amir Hasan Damanik mengungkapkan, tujuan bantuan TJSL itu dimaksudkan untuk menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan masyarakat secara berkesinambungan yaitu dengan membina Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bagi masyarakat sekitar perusahaan dan berkontribusi pada pencapaian 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs). (GT/Rel).

