Sinergi BNN KSP Berantas Narkoba, Kawal Program Presiden

Jakarta, Redaksisatu.Id.Batubara — Sinergi BNN KSP resmi diperkuat melalui pertemuan Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto bersama jajaran Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur pada Rabu (29/07/2026).

Sinergi BNN KSP ini berfokus mematangkan langkah pencegahan dan pemberantasan narkotika menyusul lonjakan angka penyalahgunaan obat terlarang di Indonesia yang menembus 2,11 persen atau setara 4,15 juta jiwa.

Langkah penanganan bahaya barang haram tersebut dijalankan oleh BNN melalui tiga pilar utama yang meliputi pencegahan, tindakan pemberantasan, hingga proses rehabilitasi.

ksp

Program pencegahan disiapkan lewat Gerakan Ananda Bersinar serta Integrasi Kurikulum Anti Narkotika guna melatih pendidik sebaya dan membentengi anak sejak usia dini.

Ancaman penyalahgunaan rokok elektrik berracun turut menjadi perhatian utama setelah BNN membongkar keberadaan laboratorium rahasia di Bali dan menyita 3,37 ton cannabinoid buds di Gresik.

Pengetatan aturan edar cairan rokok elektrik dinilai sangat mendesak karena zat berbahaya seperti etomidate dan ketamin mulai marak dicampurkan ke dalam cairan vape.

Sektor pemulihan mantan pengguna terus diperluas lewat Balai Rehabilitasi dan Institusi Penerima Wajib Lapor melalui bantuan medis, pendampingan sosial, serta pelatihan kerja.

Tenaga Ahli KSP menyatakan kesiapan mengawal program prioritas nasional ini masuk ke dalam Sistem Monitoring dan Evaluasi Presiden serta menjembatani kebutuhan anggaran lembaga.

Pertemuan tersebut juga mendorong percepatan revisi Undang-Undang Narkotika dan Psikotropika demi memuluskan pencapaian target Indonesia Emas 2045 yang bebas narkoba. (Red/Rel).

Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news