Landak — IPAL Dapur SPPG Landak menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Landak, Erani, pada Jumat, 27 Februari 2026 pukul 13.00 WIB di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Kalimantan Barat.
Rapat koordinasi IPAL Dapur SPPG Landak ini digelar untuk memastikan pengelolaan air limbah dapur SPPG berjalan sesuai ketentuan. Langkah tersebut dilakukan agar program Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana dengan lancar tanpa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan maupun lingkungan.
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah dan instansi terkait. Hadir perwakilan Dandim 1210/Landak, Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, para Asisten Sekda bidang Pemerintahan dan Kesra, Perekonomian dan Pembangunan, serta Administrasi Umum. Turut hadir Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Perhubungan, Plt. Inspektur Kabupaten Landak, Kepala Dinas PUPRPERA, perwakilan Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Landak, serta seluruh Kepala SPPG se-Kabupaten Landak.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya pengelolaan air limbah dapur secara benar dan terukur. Ia meminta koordinator dan kepala SPPG memastikan sistem IPAL berfungsi optimal sehingga dapur tetap bersih, makanan yang dikonsumsi anak-anak aman, dan tidak terjadi pencemaran lingkungan.
IPAL Dapur SPPG Landak dinilai memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis. Pengelolaan limbah yang baik menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas kesehatan penerima manfaat sekaligus melindungi lingkungan sekitar dapur.

Pemerintah Kabupaten Landak juga menyatakan komitmennya untuk memastikan teknologi instalasi pengelolaan air limbah di setiap dapur SPPG dapat beroperasi dengan baik dan berkelanjutan. Pengawasan dan koordinasi lintas perangkat daerah akan terus diperkuat.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Landak berharap seluruh pengelola SPPG memiliki pemahaman yang sama terkait standar pengelolaan limbah, sehingga pelaksanaan program berjalan tertib, sehat, dan ramah lingkungan. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfi Kabupaten Landak.

