Monitoring Bapokting Samosir Jelang Idul Fitri 2026, Wabup Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil

Samosir — Monitoring bapokting jelang Idul Fitri 2026 dilakukan Pemerintah Kabupaten Samosir di Pasar Onan Baru Pangururan, Rabu (11/03/2026). Hasil pemantauan menunjukkan stok bahan pokok penting di daerah tersebut masih aman dan harga relatif stabil.

Monitoring bapokting ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk bersama unsur Forkopimda dan Tim Pengendali Inflasi Daerah. Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan pasokan serta keterjangkauan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Usai melakukan peninjauan di Pasar Pangururan, Wakil Bupati Ariston menyampaikan bahwa kondisi bahan pokok di Kabupaten Samosir masih terkendali.

“Tadi kami bersama Forkopimda melakukan monitoring di Pasar Pangururan, secara umum stoknya aman dan tidak ada kenaikan harga yang signifikan,” ujar Ariston.

monitoring

Monitoring ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi Pemerintah Kabupaten Samosir yang dipimpin Sekretaris Daerah Marudut Sitinjak bersama Forkopimda dan berbagai pemangku kepentingan terkait pada 10 Maret 2026. Rapat tersebut membahas kesiapan pasokan serta stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.

Pemantauan harga dan stok dilakukan langsung kepada agen, distributor, hingga pedagang pengecer di pasar. Langkah ini dilakukan agar pemerintah daerah dapat mengetahui kondisi riil di lapangan serta mencegah potensi kenaikan harga yang tidak terkendali.

Sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Sumatera Utara, Samosir diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah pengunjung selama libur Idul Fitri. Oleh karena itu, ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

monitoring

Dari hasil pemantauan tim di lapangan, stok beras di sejumlah distributor seperti UD. Tambun dan CV. Rodearni juga dipastikan mencukupi. Harga beras premium tercatat Rp15.600 per kilogram, sementara beras medium berada di harga Rp14.500 per kilogram.

Selain itu, beberapa komoditas bahkan mengalami penurunan harga. Bawang merah lokal yang sebelumnya memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp41.500 per kilogram kini dijual sekitar Rp35.000 per kilogram. Cabai merah keriting yang memiliki HET Rp55.000 juga turun menjadi Rp22.000 per kilogram.

Sementara itu, harga minyak goreng Minyak Kita terpantau stabil di angka Rp15.700 per kilogram.

Dalam upaya mengendalikan inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten Samosir juga telah melaksanakan berbagai langkah strategis, salah satunya melalui program Gerakan Pangan Murah di sejumlah lokasi.

Pemerintah daerah menegaskan akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok. Jika ditemukan lonjakan harga di luar kendali, pemerintah siap melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas pasar.

Di sisi lain, Wakil Bupati Ariston juga mengajak para wisatawan dan perantau untuk tidak ragu berkunjung ke Samosir selama libur Idul Fitri.

monitoring

“Bagi para perantau dan wisatawan yang mau berkunjung ke Samosir untuk berwisata silahkan datang, kami siap menyambut dengan senyum, sapa dan salam,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir bersama berbagai pihak telah menyiapkan berbagai fasilitas bagi wisatawan, mulai dari kuliner, penginapan hingga sarana pendukung lainnya agar pengunjung dapat menikmati keindahan alam Samosir secara maksimal.

“Kami sangat antusias menyambut kehadiran para wisatawan. Mari berkunjung ke Samosir dan nikmati keindahan alamnya,” pungkas Ariston.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhochel Tamba, Ketua TP PKK Ny. Kennauli A. Sidauruk, Asisten I Tunggul Sinaga, mewakili Kejari Samosir Kasi Pidum P. Situmorang, Kasat Intel Polres Samosir D.P. Sitanggang, Pabung Mayor Inf T. Siringo-ringo serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Samosir. (Red/Rel).

Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Samosir.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news