50 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi Digagalkan di Asahan, Kurir Ditangkap

Medan, Redaksisatu.Id.batubara — 50 Kg sabu dan 20 ribu ekstasi berhasil digagalkan Polda Sumatera Utara dalam pengungkapan jaringan narkotika lintas negara. Penindakan dilakukan di perairan Bagan Asahan, Kabupaten Asahan, setelah melalui penyelidikan intensif.

50 Kg sabu dan 20 ribu ekstasi ini diamankan oleh tim Unit 4 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Sumut pada Kamis (19/03/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Operasi tersebut merupakan hasil pengembangan informasi selama kurang lebih dua pekan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Andy Arisandi, menjelaskan bahwa pengungkapan bermula dari informasi adanya kapal yang diduga membawa narkotika dari perairan Malaysia menuju wilayah Asahan.

Petugas kemudian melakukan pemantauan dan pengintaian hingga akhirnya mendapati kapal target memasuki perairan Bagan Asahan. Tim langsung melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kapal tersebut.

Dalam penindakan itu, petugas mengamankan seorang pria berinisial B (38), warga Kabupaten Asahan, yang diduga berperan sebagai kurir.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan 50 bungkus plastik kemasan teh China warna merah berisi sabu dengan total berat 50 kilogram. Selain itu, petugas juga menyita 20.000 butir pil ekstasi, satu unit kapal, satu telepon genggam, serta perangkat GPS.

Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka mengaku diperintah oleh seseorang berinisial F dengan imbalan Rp70 juta untuk mengantarkan barang tersebut.

Petugas kemudian melakukan pengembangan ke kediaman F. Namun, terduga pelaku tidak ditemukan dan diduga telah melarikan diri.

Polda Sumut menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan komitmen dalam memberantas peredaran narkotika, khususnya jalur perairan yang kerap dimanfaatkan jaringan internasional.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk proses penyidikan lebih lanjut. Pengembangan kasus masih terus dilakukan untuk memburu pelaku lain yang terlibat. (Red/Rel).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news