Jakarta l Batubara.Redaksisatu.Id.
MBG Ramadan 2026 tetap berjalan selama bulan puasa. Namun pemerintah menetapkan tidak ada pembagian makanan pada awal Ramadan.
Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelayanan MBG pada Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M serta libur Imlek 2026.
Pada awal puasa, program dihentikan sementara selama lima hari. Tidak ada distribusi makanan sejak 18 Februari 2026 hingga 22 Februari 2026.
Pembagian kembali dilakukan secara serentak mulai Senin, 23 Februari 2026.
Penyesuaian MBG Selama Ramadan
MBG Ramadan 2026 disesuaikan dengan kondisi penerima manfaat agar tetap aman dikonsumsi saat berbuka.
Untuk siswa sekolah di daerah mayoritas berpuasa, makanan tetap diberikan saat jam sekolah tetapi dibawa pulang untuk berbuka.
Di wilayah mayoritas tidak berpuasa, pembagian berjalan normal seperti hari biasa. Di lingkungan pesantren, makanan dibagikan menjelang waktu berbuka.
Sementara ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tetap menerima makanan tanpa perubahan jadwal karena tidak wajib berpuasa. Khusus pesantren dan sekolah berasrama, makanan dimasak siang hari lalu disajikan saat berbuka sesuai koordinasi pihak sekolah.
Untuk wilayah Aceh dan Sumatera Barat, pelaksanaan menyesuaikan adat serta aturan daerah setempat.
Aturan Menu MBG Ramadan
MBG Ramadan 2026 juga menerapkan aturan ketat soal menu makanan. Makanan tidak boleh cepat basi, terlalu pedas, atau berisiko menimbulkan gangguan kesehatan. Menu diberikan dalam kemasan sehat dan tidak menggunakan makanan ultra processed food (UPF) atau makanan olahan industri berpengawet. Contoh makanan yang direkomendasikan oleh Kepala BGN Dadan Hindayana, yaitu;
- telur asin
- abon
- dendeng kering
- buah
- makanan khas lokal
- kurma (opsional)
Pemilihan menu tetap harus memenuhi standar gizi dan keamanan pangan sesuai usia penerima.

Tujuan Program Tetap Berjalan
Pemerintah memastikan program makan bergizi gratis tetap berjalan selama Ramadan karena kebutuhan nutrisi masyarakat tetap penting.
Penyesuaian hanya dilakukan pada waktu pemberian agar sesuai waktu berbuka dan kondisi penerima manfaat. Ramadan 1447 H sendiri diperkirakan mulai 19 Februari 2026, sehingga program MBG tetap mendukung pemenuhan gizi selama ibadah puasa. (Red/Rel).

