Sungai Penuh — Bantuan pangan bagi masyarakat Kota Sungai Penuh resmi diluncurkan untuk periode Februari–Maret 2026. Program bantuan ini diluncurkan langsung oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (10/03/2026).
Program bantuan pangan Sungai Penuh ini bertujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah. Pemerintah Kota Sungai Penuh menyalurkan bantuan kepada ribuan keluarga yang membutuhkan di berbagai kecamatan.
Kegiatan peluncuran bantuan pangan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Staf Ahli, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak Bulog, para camat, kepala desa dan lurah, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta petugas desa yang bertugas menyalurkan bantuan.

Program bantuan pangan tersebut merupakan inisiatif dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kota Sungai Penuh. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memberikan dukungan kepada masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Dalam program ini, pemerintah menyalurkan bantuan berupa beras dan minyak goreng kepada 7.397 Keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Sungai Penuh.
Penerima bantuan merupakan keluarga miskin dan keluarga rentan miskin yang telah terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Setiap keluarga penerima bantuan akan memperoleh beras sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng sebanyak 4 liter untuk satu keluarga.
Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah dalam sambutannya menyampaikan bahwa program bantuan pangan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
“Kami berharap bantuan pangan ini dapat benar-benar membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Kami juga meminta seluruh pihak yang terlibat untuk memastikan penyalurannya berjalan lancar, tertib dan tepat sasaran,” ujar Azhar Hamzah.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, Bulog, serta perangkat kecamatan dan desa agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan efektif.
Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat dibutuhkan agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang berhak.
Dengan adanya program ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap bantuan pangan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di daerah. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh.

