Toba, Redaksisatu.Id.batubara — Rumah Rp20 juta di Kabupaten Toba menjadi sorotan setelah berhasil dibangun menjadi hunian layak. Program bedah rumah ini menyasar warga Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, dengan bantuan dana dari pemerintah sebesar Rp20 juta.
Rumah Rp20 juta tersebut menarik perhatian Menteri Perumahan dan Permukiman RI, Maruarar Sirait. Ia mengaku terkejut melihat hasil pembangunan yang dinilai sangat baik, meski menggunakan anggaran yang terbatas.
Pemilik rumah, Jhonson Simangunsong, menjelaskan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah. Ia bersama keluarga turut bergotong royong, bahkan menambah dana sekitar Rp30 juta untuk menyelesaikan rumah tersebut.
Menurutnya, dukungan keluarga menjadi faktor penting sehingga rumah tersebut bisa berdiri dengan baik dan layak dihuni.
Menanggapi hal itu, Maruarar memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan keluarga penerima bantuan. Ia menilai kolaborasi seperti ini menjadi kunci keberhasilan program bantuan perumahan.
Sementara itu, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, berharap program rumah layak huni terus diperluas. Ia menilai program tersebut penting untuk menekan jumlah rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Toba.
Program bedah rumah ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan hunian layak dengan biaya terjangkau. (Febi).

