Pelatihan BNN–Rusia Diperkuat, Strategi Ampuh Hadapi Narkotika Lintas Negara

Jawa Barat, Redaksisatu.id.batubara — Pelatihan BNN bersama Rusia kembali digelar untuk memperkuat kemampuan penegakan hukum dalam menghadapi kejahatan narkotika lintas negara. Kegiatan ini berlangsung pada 6 hingga 10 April 2026 di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia BNN, Lido, Bogor, Jawa Barat.

Pelatihan BNN ini merupakan hasil kerja sama antara Badan Narkotika Nasional dengan Kementerian Dalam Negeri Federasi Rusia. Sebanyak 37 personel BNN di bidang pemberantasan mengikuti kegiatan ini guna meningkatkan kemampuan teknis dan taktis dalam penanganan kasus narkotika.

Kegiatan ini menjadi pelaksanaan kedua setelah sebelumnya digelar pada November 2025. Program ini menunjukkan komitmen berkelanjutan kedua negara dalam memperkuat kapasitas aparat penegak hukum di bidang pemberantasan narkotika.

pelatihan

Pembukaan kegiatan dilakukan pada Senin, 6 April 2026, oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto. Acara tersebut juga dihadiri Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, sebagai bentuk dukungan terhadap kerja sama bilateral yang terus berkembang.

Dalam sambutannya, Kepala BNN menegaskan bahwa kerja sama internasional menjadi faktor penting dalam menghadapi kejahatan narkotika yang semakin kompleks. Ia menekankan pentingnya pertukaran informasi dan intelijen taktis untuk meningkatkan efektivitas pemberantasan.

Sementara itu, perwakilan Federasi Rusia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan berkembang menjadi bentuk kerja sama yang lebih luas di masa depan.

pelatihan

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme serta mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam tugas di lapangan. Penguatan kapasitas ini dinilai penting untuk menghadapi dinamika kejahatan narkotika yang terus berubah.

Selain itu, kerja sama antara Indonesia dan Rusia diharapkan tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga berkembang dalam bentuk pertukaran informasi dan kolaborasi operasional yang berkelanjutan.

Dengan sinergi yang semakin kuat, kedua negara optimis dapat mempersempit ruang gerak jaringan narkotika internasional dan memberikan perlindungan lebih maksimal kepada masyarakat. (Red/Rel).

Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news