Dairi, Redaksisatu.Id.batubara — Monitoring pohon kemiri di Desa Paropo menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Dairi dalam memastikan keberhasilan program penanaman 1 juta pohon. Program ini merupakan bagian dari gerakan merawat bumi yang telah dicanangkan sejak 9 Agustus 2025.
Monitoring pohon kemiri dilakukan sebagai bentuk evaluasi terhadap pertumbuhan tanaman yang telah ditanam sebelumnya di Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan. Kegiatan ini juga bertujuan menjaga keberlangsungan program agar pohon yang ditanam tetap tumbuh dan berkembang dengan baik.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (07/04/2026) secara gotong royong dengan melibatkan jajaran Pemkab Dairi, pemerintah kecamatan dan desa, masyarakat, hingga mahasiswa KKN. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Monitoring pohon kemiri ini juga merupakan tindak lanjut arahan Bupati Dairi, Vickner Sinaga, yang menekankan pentingnya pemeliharaan tanaman melalui pemantauan rutin dan penyisipan terhadap pohon yang tidak tumbuh optimal.
Selain di Kecamatan Silahisabungan, kegiatan serupa juga terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah lain, seperti Kecamatan Sidikalang dan Kecamatan Berampu. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga konsistensi program penghijauan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pelayanan Umum Ruspal Simarmata, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Anggara Sinurat, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Junihardi Siregar, pimpinan OPD, serta Camat Silahisabungan Iwan Simarmata.
Dengan adanya monitoring ini, Pemkab Dairi berharap program penanaman 1 juta pohon tidak hanya berhenti pada penanaman, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem di masa depan. (Win).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Dairi.

