Jakarta, Redaksisatu.Id.Batubara – PT. Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum kembali memperkuat kolaborasi dengan insan media melalui penyelenggaraan INALUM Journalistic (IN-Journal) Chapter 1. Program ini menjadi ruang pengembangan kreativitas dan kompetensi jurnalistik bagi para jurnalis, khususnya di Sumatera Utara.
Melalui kegiatan tersebut, Inalum mendorong lahirnya karya jurnalistik yang berkualitas, berbasis fakta, informatif, serta memiliki nilai edukasi terkait isu keberlanjutan perusahaan dan masyarakat.
Corporate Secretary PT. Inalum, Mahyaruddin Ende, Rabu (13/05/2026), mengatakan IN-Journal hadir sebagai wadah kolaborasi perusahaan dengan media dalam membangun narasi industri yang konstruktif dan berbasis data. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menampung minat dan bakat insan pers di Sumatera Utara.
Menurut Mahyaruddin, media memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik yang objektif mengenai isu keberlanjutan, energi bersih, hingga dampak sosial industri bagi masyarakat.
“Melalui IN-Journal, kami ingin mendorong lahirnya karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menghadirkan perspektif yang lebih mendalam mengenai isu keberlanjutan, energi bersih, dan dampak sosial industri bagi masyarakat,” ujar Mahyaruddin.
Pada pelaksanaan perdana ini, IN-Journal Chapter 1 berlangsung selama 10 hingga 30 April 2026. Kompetisi tersebut mengusung tema “PROPER INALUM: Dari Energi Bersih Hingga Inovasi Sosial” dengan subtema “Sinergi Keberlanjutan: Menghadirkan Energi Bersih, Inovasi Industri dan Dampak Sosial yang Bernilai bagi Indonesia.”
Tema tersebut mendorong peserta menghadirkan karya jurnalistik yang membahas implementasi ESG, energi bersih, inovasi industri, hingga kontribusi sosial perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.

Setiap karya yang masuk dinilai berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari orisinalitas ide, nilai berita, riset dan akurasi data, struktur penulisan, gaya bahasa, hingga penerapan prinsip cover both side.
Proses penjurian dilakukan oleh jurnalis senior nasional menggunakan metode blind-document, yakni artikel dinilai tanpa mencantumkan identitas penulis untuk menjaga netralitas dan objektivitas.
Melalui kegiatan ini, Inalum berharap budaya literasi dan jurnalistik berkualitas dapat terus berkembang serta menjadi bagian dari penguatan komunikasi yang edukatif dan berdampak positif bagi masyarakat.
Berikut daftar pemenang IN-Journal Chapter 1:
Juara 1 diraih Suri Kartika Dewi dari Timenews.co.id dengan karya berjudul “Mahakarya di Tanah Asahan: Menenun Emas dari Energi Bersih dan Kepedulian Sosial”.
Juara 2 diraih Agusdiansyah Hasibuan dari Waspada.id melalui tulisan “PROPER Emas dan Hijau Inalum untuk Sumut yang Bermasa Depan”.
Juara 3 diraih Doni Hermawan dari IDN Times Sumut dengan karya “Jejak di Balik PROPER, Menilik Strategi Keberlanjutan Inalum”.
Sementara Juara Harapan 1 diberikan kepada Ismanto Panjaitan dari Medan Merdeka melalui tulisan “Kemilau Alumunium di Tepian Sungai Asahan”.
Adapun Juara Harapan 2 diraih Sapriadi dari Harian Waspada dengan karya “Inalum, Untuk Saat Ini dan Mendatang”.
Tak berhenti di Chapter 1, PT. Inalum juga memastikan IN-Journal Chapter II segera digelar dengan fokus tema konservasi dan lingkungan.
Kepala Departemen Manajemen Komunikasi PT. Inalum, Utrich Farzah, menyebut tema berikutnya akan lebih menyoroti isu lingkungan, konservasi, dan keberlanjutan industri.
Ia berharap karya jurnalistik yang lahir nantinya mampu menggali persoalan lingkungan yang menjadi tantangan bersama di Sumatera Utara maupun Indonesia.
“Chapter berikutnya akan banyak berbicara tentang hubungan manusia, industri, dan alam. Kami ingin menghadirkan karya-karya jurnalistik yang mampu melihat isu lingkungan bukan hanya sebagai tantangan, tetapi juga sebagai cerita tentang harapan, keberlanjutan, dan masa depan,” kata Utrich.
PT. Inalum menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas dan kapasitas insan jurnalis melalui berbagai program kolaboratif. Kompetisi jurnalistik seperti IN-Journal diharapkan tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya, tetapi juga memperkuat komunikasi positif antara perusahaan, media, dan masyarakat dalam menghadirkan informasi yang akurat dan edukatif. (SH).
Sumber: Corcom PT. Inalum.

