Serdang Bedagai, Redaksisatu.Id.batubara — Dorongan kuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat terus dilakukan secara maksimal oleh Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai. Langkah ini diwujudkan melalui penguatan fungsi pos pelayanan terpadu di seluruh pelosok daerah.
Pemkab Sergai berkomitmen memperkuat kualitas pelayanan Posyandu hingga tingkat desa dan kelurahan secara menyeluruh. Penguatan jaringan pelayanan publik ini dijadikan agenda prioritas dalam pembangunan daerah.
Momen penting ini bertepatan dengan kehadiran Tim Evaluasi Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal atau SPM Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Kedatangan tim penilai dimanfaatkan sebagai batu loncatan pembenahan layanan.
Acara penerimaan rombongan tim evaluasi dilaksanakan secara resmi pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan wisata Pantai Pondok Permai, Kecamatan Pantai Cermin.
Bupati Sergai H Darma Wijaya diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Dra Fitrianti MSi. Fitrianti menyampaikan sambutan resmi pimpinan daerah di hadapan para tamu undangan yang hadir.

Bupati menegaskan bahwasanya proses evaluasi ini dijadikan sebagai sarana pembelajaran serta perbaikan kinerja. Kehadiran tim dari tingkat provinsi memberikan motivasi besar untuk terus melakukan pembenahan internal.
Posyandu dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menyajikan pelayanan kepada warga. Peran lembaga ini kini telah berkembang luas dan tidak hanya terbatas pada sektor kesehatan ibu dan anak semata.
Keberadaan Posyandu bertransformasi menjadi bagian vital dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia. Pusat pelayanan ini turut menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat perdesaan.
Masyarakat kini dapat memperoleh pelayanan publik serta edukasi secara lebih dekat dan mudah dijangkau. Kemudahan akses ini secara otomatis mendorong partisipasi aktif warga dalam mendukung pembangunan.
Pemberdayaan lembaga ini dilaksanakan secara strategis melalui penerapan enam bidang SPM di tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini disesuaikan dengan kewenangan desa, kemampuan kelurahan, serta penekanan pada pemberdayaan warga.
Sejalan dengan penerapan enam bidang SPM, Posyandu diharapkan mampu tumbuh menjadi wadah pelayanan yang terpadu. Lembaga ini dituntut untuk senantiasa aktif dan responsif terhadap dinamika kebutuhan publik.
Pemkab Sergai terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup warga melalui pemenuhan secara utuh enam bidang SPM. Kualitas kehidupan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh sektor kesehatan masyarakat semata.
Sektor pendidikan, kondisi lingkungan, tempat tinggal, keamanan, serta perlindungan sosial menjadi indikator penentu lainnya. Seluruh elemen tersebut wajib dipenuhi secara seimbang oleh pemerintah daerah.
Bupati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader Posyandu atas dedikasi dan keikhlasan kerja mereka. Para kader dinilai memiliki peran sangat strategis karena berada paling dekat dengan warga.
Kader Posyandu bertindak sebagai jembatan penghubung yang mengaitkan kepentingan masyarakat dengan program pemerintah. Kehadiran mereka menjadi kunci suksesnya eksekusi program di tingkat tapak.
Guna memperkuat implementasi enam bidang SPM, Bupati mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah untuk merapatkan barisan. Camat, kepala desa, TP PKK, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan diminta meningkatkan koordinasi.
Pemerintah hadir memberikan dukungan kebijakan dan penyediaan fasilitas pelayanan dasar secara berkelanjutan. Sementara para kader menjadi penggerak utama, dan masyarakat bertindak sebagai pelaku pembangunan.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya memaparkan arah transformasi lembaga. Posyandu di Sergai telah bergeser dari sekadar tempat pelayanan menjadi pusat pemberdayaan warga.
TP Posyandu Sergai saat ini membawahi 17 TP Posyandu Kecamatan, 237 desa, dan 6 kelurahan di seluruh wilayah. Sebanyak 249 Posyandu 6 SPM tercatat telah tersebar di 243 desa dan kelurahan.
Sinergitas lintas sektoral terus dibangun melalui penguatan koordinasi serta dukungan penuh dari pemerintah. Kolaborasi erat ini menjadi pondasi utama dalam menyukseskan implementasi Posyandu 6 SPM.
Rosmaida turut membeberkan sejumlah program inovatif yang digulirkan untuk mendukung pelayanan dasar kesehatan. Inovasi tersebut meliputi program Lina Bunting yang difokuskan pada penanganan anak stunting.
Program Kamis Bebas Anemia bagi Remaja Putri atau KBAB Rat dihadirkan untuk menjaga kesehatan remaja. Inovasi Jemputan Ikhlas Persalinan atau JIP Plus serta gerakan Gempur Stunting turut dijalankan secara intensif.
Ragam inovasi ini dihadirkan guna menyajikan pelayanan yang lebih dekat, kreatif, dan pas dengan kebutuhan warga. Pelayanan kesehatan masyarakat diupayakan agar selalu relevan dengan kondisi lapangan.

Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi Posyandu Provinsi Sumatera Utara Sorimuda Siregar menyampaikan apresiasi tinggi. Posyandu Mawar Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, berhasil menembus nominasi sembilan besar tingkat provinsi.
Evaluasi dilakukan secara ketat terhadap sembilan kabupaten dan kota yang masuk daftar nominasi terbaik. Penilaian ini bertujuan untuk menentukan peraih juara satu, dua, tiga, serta juara harapan.
Sorimuda menegaskan bahwa Posyandu saat ini telah bertransformasi menjadi garda terdepan pelayanan dasar. Lembaga ini menjadi tempat utama bagi masyarakat dalam memperoleh pemenuhan enam bidang SPM.
Agenda evaluasi ini dipandangnya bukan sekadar ajang untuk menentukan siapa yang keluar sebagai pemenang. Kegiatan ini menjadi momen berharga memperkuat pembinaan serta memastikan pelayanan makin berkualitas dan merata.
Sorimuda mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Posyandu sebagai rumah bersama dalam melayani warga. Semangat kolaborasi, lahirnya inovasi, serta budaya gotong royong harus terus dijaga bersama.
Rangkaian acara evaluasi diisi dengan sesi paparan dari Ketua Posyandu Desa Kota Pari Ny Sumarni Abdul Khair. Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab mendalam antara tim penilai dan para kader di lokasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sergai, para kader, dan masyarakat sekitar. Tim Pembina Posyandu Provinsi Sumatera Utara serta para undangan lainnya ikut mengawal acara hingga selesai. (Rasum).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Serdang Bedagai.

