Kajati Sumut Baru Muhibuddin, Profil Lengkap dan Harta Capai Rp 8,3 Miliar

Medan, Redaksisatu.Id.Batubara — Kajati Sumut baru Muhibuddin resmi ditunjuk oleh Sanitiar Burhanuddin untuk memimpin Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Ia menggantikan Harli Siregar yang kini mengemban tugas sebagai Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.

Kajati Sumut baru Muhibuddin memiliki rekam jejak panjang di dunia penegakan hukum. Pria kelahiran Medan tahun 1968 ini memiliki latar belakang keluarga dari Peudada, Bireuen, Aceh, serta menempuh pendidikan hukum hingga meraih gelar Magister di Universitas Syiah Kuala.

Sebelum dipercaya memimpin Kejati Sumatera Utara, Muhibuddin menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat. Dalam kariernya, ia juga pernah menduduki posisi penting sebagai Direktur Pelanggaran HAM Berat di lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Pengalaman lainnya termasuk bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai Koordinator Pelacakan Aset dan Eksekusi, serta menjadi Atase Hukum di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh pada tahun 2014 di bawah Kementerian Luar Negeri.

Sepulang dari penugasan luar negeri, kariernya terus berkembang dengan menempati sejumlah jabatan strategis, seperti Kasubdit Pendapat Hukum di Jamdatun, Koordinator Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Aceh, hingga Wakil Kajati Aceh pada 2024.

Berdasarkan laporan LHKPN di Komisi Pemberantasan Korupsi per 31 Desember 2025, total kekayaan Muhibuddin mencapai sekitar Rp 8,31 miliar. Aset tersebut meliputi tanah dan bangunan senilai Rp 3,7 miliar, kendaraan sekitar Rp 370 juta, harta bergerak lainnya Rp 543 juta, surat berharga Rp 1,3 miliar, serta kas dan setara kas lebih dari Rp 2,3 miliar tanpa catatan utang.

Penunjukan ini memperkuat posisi Muhibuddin sebagai salah satu figur berpengalaman di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia, dengan latar belakang panjang dalam penanganan perkara strategis dan pengawasan hukum. (F).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news