Banyuasin, Redaksisatu.Id.batubara — Djamari Chaniago menegaskan pemerintah terus bekerja keras meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sungsang di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Pernyataan tersebut disampaikan Menko Polkam saat berdialog langsung dengan masyarakat KNMP Sungsang pada Kamis (07/05/2026).
Dalam kunjungannya, Djamari menyebut negara akan selalu hadir hingga ke pelosok daerah untuk memastikan masyarakat merasakan manfaat pembangunan secara nyata.
“Negara akan hadir di setiap pelosok Indonesia. Kami di tingkat pusat bukan hanya bekerja, tetapi juga terus berpikir bagaimana menyejahterakan rakyat,” ujar Djamari Chaniago.

Ia menjelaskan Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar sehingga kesejahteraan masyarakat harus terus ditingkatkan melalui kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan semua pihak, termasuk masyarakat di daerah pesisir.
Menko Polkam juga mengaku terkesan dengan antusiasme warga dalam menyambut program pemerintah di kawasan nelayan tersebut.
Ia menegaskan aspirasi dan harapan masyarakat Banyuasin akan disampaikan langsung kepada Prabowo Subianto.
“Saya akan sampaikan betapa besar harapan dan sambutan masyarakat terhadap program pemerintah yang memperjuangkan kebutuhan masyarakat kita,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Djamari turut menyoroti pentingnya menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ia menyebut konsep Kampung Nelayan Merah Putih dirancang lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung seperti cold storage, pabrik es, hingga SPBU nelayan.
“Kalau sekarang belum lengkap, saya yakin ke depan akan dibangun secara lengkap karena memang sudah menjadi bagian dari konsep awal program ini,” ujarnya.
Selain membahas pembangunan pesisir, Menko Polkam juga menyinggung kondisi global yang tengah menghadapi persoalan energi dan bahan bakar. Meski begitu, ia menilai Indonesia masih mampu bertahan sehingga dampaknya tidak terlalu dirasakan masyarakat.

“Kita adalah salah satu negara yang bisa menahan itu, dan gangguan itu tidak sangat terasa. Kita masih berkehidupan normal,” ucapnya.
Sementara itu, Cik Ujang mengatakan KNMP Sungsang menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kehidupan nelayan dan masyarakat pesisir.
Menurutnya, keberadaan fasilitas seperti pabrik es dan cold storage akan membantu nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan agar memiliki nilai jual lebih baik.
“Program ini tentu akan sangat bermanfaat bagi nelayan di Banyuasin II,” kata Cik Ujang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya Trian Yunanda, Askolani, Sesmenko Polkam Mochammad Hasan, Pangdam II/Sriwijaya Ujang Darwis, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Banyuasin. (Red/Rel).
Sumber: Humas Kemenko Polkam RI.

