Mitchell Lee Baker Resmi Jadi WNI, Menpora Erick Thohir Siap Perkuat Timnas Indonesia

Jakarta, Redaksisatu.Id.Batubara — Atlet sepak bola berbakat Mitchell Lee Baker resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia setelah menjalani prosesi pengambilan sumpah setia pewarganegaraan. Acara penting ini dipimpin oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum di kawasan Jakarta Selatan pada hari Senin siang, 13 Juli.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir hadir langsung dalam upacara pengambilan sumpah tersebut untuk memberikan dukungan penuh bagi kemajuan olahraga nasional. Mitchell Lee Baker yang sebelumnya memegang paspor Australia kini sah melepaskan kewarganegaraan lamanya demi membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penyerang muda yang saat ini bermain untuk tim sepak bola Georgetown University tersebut mendapatkan status WNI melalui jalur garis keturunan keluarga. Kakeknya yang bernama Han Koen Lie lahir di Kota Yogyakarta, sedangkan neneknya yang bernama Li Nio The Lie lahir di Kota Semarang.

Dalam prosesi tersebut, atlet berusia 19 tahun ini membacakan sumpah setia untuk tunduk dan membela Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945 dengan tulus ikhlas. Dirjen Administrasi Hukum Umum Widodo menyambut hangat kehadiran sang atlet dan mengucapkan selamat atas status barunya sebagai bagian dari NKRI.

Widodo menjelaskan bahwa proses naturalisasi ini didasarkan pada Pasal 20 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Mekanisme ini disiapkan oleh pemerintah untuk merekrut atlet luar negeri berdarah Indonesia yang dinilai berjasa serta mampu memberikan prestasi bagi tim nasional.

Langkah strategis ini diambil pemerintah guna mempersiapkan skuad garuda agar lebih tangguh dan kompetitif dalam menghadapi agenda turnamen besar FIFA mendatang. Pemerintah meyakini bahwa target untuk menembus jajaran kekuatan sepak bola di Benua Asia bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai bersama.

Menpora Erick Thohir juga memberikan ucapan selamat secara langsung kepada Mitchell setelah seluruh rangkaian prosesi sumpah kewarganegaraan tersebut selesai. Erick Thohir menyatakan bahwa program naturalisasi didukung penuh oleh Komisi XIII DPR RI serta pengurus cabang olahraga demi mengejar target prestasi dunia.

Target besar olahraga nasional ini mengacu pada sasaran jangka panjang pemerintah di ajang SEA Games, Asian Games, Olimpiade, hingga turnamen Piala Dunia. Erick Thohir juga menambahkan bahwa kebijakan merangkul atlet keturunan ini juga lazim diterapkan oleh berbagai negara lain untuk mendongkrak prestasi olahraga mereka.

Meskipun fokus pada naturalisasi, Kemenpora menegaskan tidak akan mengabaikan pembinaan atlet lokal sejak usia dini dari tingkat akar rumput. Selain sepak bola, program ini juga terbuka untuk cabang olahraga lain seperti yang telah sukses dibuktikan oleh atlet renang Masniari Wolf dan Felix Viktor Iberle. (Sc).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news