Pemkab Dairi Akan Beri Atensi Korban Rumah Rusak Akibat Kecelakaan Truk, Prosedur Bantuan Disiapkan

Dairi, Redaksisatu.Id.batubara — Pemkab Dairi akan beri atensi korban rumah rusak parah akibat peristiwa kecelakaan tabrakan beruntun yang merugikan warga di wilayah Kecamatan Sumbul. Kepastian pemberian perhatian khusus ini disampaikan secara langsung oleh Bupati Dairi Vickner Sinaga saat berdialog bersama perwakilan korban di area Pendopo Bupati Dairi pada hari Rabu, 8 Juli 2026.

Pemkab Dairi akan beri atensi korban rumah rusak parah bernama Liberti Toni Pasaribu yang merupakan warga asal Pegagan Julu II. Dalam pertemuan tersebut, Liberti didampingi oleh seorang warga lain bernama Baron Matanari guna menyampaikan kondisi hunian mereka yang hancur total dan sudah tidak layak lagi untuk ditempati.

dai

Pemkab Dairi akan beri atensi korban rumah rusak parah dengan melibatkan jajaran pejabat teknis yang mendampingi bupati dalam pertemuan. Pejabat yang hadir adalah Staf Ahli Bupati Erwin Sitorus, Kepala BPBD Dekman Sitopu, Kepala Dinas Kominfo Desi Sianturi, serta perwakilan dari Dinas PUTR.

Bupati Vickner Sinaga menyatakan bahwa pihak pemerintah daerah sangat memahami penderitaan dan beban berat yang saat ini sedang dirasakan oleh keluarga korban. Pemberian bantuan dana atau perbaikan dari pemerintah dipastikan akan berjalan sesuai dengan mekanisme serta aturan hukum yang berlaku agar tetap transparan dan jujur.

Vickner meminta pihak korban untuk tetap membuka jalur komunikasi dengan manajemen perusahaan ekspedisi pemilik truk tronton yang memicu kecelakaan. Proses penyelesaian urusan ganti rugi ini diharapkan bisa dikawal secara melekat oleh pihak pemerintah desa serta aparat kecamatan setempat selaku penengah yang netral.

dai

Berdasarkan data laporan di lapangan, musibah tabrakan beruntun ini terjadi pada hari Minggu, 21 Juni 2026 lalu di kawasan Simpang Invaliden, Sumbul. Sebuah truk tronton pengangkut besi yang datang dari arah Medan menuju Sidikalang diduga kuat mengalami rem blong saat melewati jalanan yang menurun tajam.

Akibat hilangnya fungsi rem tersebut, truk besar itu menghantam tiga unit kendaraan lain yaitu mobil jenis coltdiesel dan pickup. Laju truk yang tidak terkendali akhirnya berhenti setelah menabrak dan merubuhkan beberapa bangunan rumah milik warga sekitar, termasuk tempat tinggal milik keluarga Liberti Pasaribu. (Win)

Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Dairi.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news