Tapanuli Utara l Redaksisatu.Id.batubara
Pada saat ini DPRD Kabupaten Tapanuli Utara berada pada masa reses (jedah masa sidang). Sesuai Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah juncto Peraturan DPRD tentang Tata Tertib Dewan, di masa reses ini, Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Utara turun ke lapangan guna bertatap muka atau menemui konstituennya dalam rangka menampung dan menyerap aspirasi masyarakat.
Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Utara, Ferry Leonard Silitonga yang melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Adiankoting, Siatas Barita, dan Tarutung. Acara tersebut digelar di Aula GKPI Desa Siraja Hutagalung pada Sabtu, 13 September 2025.
Seperti biasanya, kegiatan reses dihadiri oleh berbagai unsur, seperti: pemerintah setempat, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari berbagai desa.

Kegiatan reses yang diisi dengan dialog terbuka dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka, baik itu berkenaan dengan masalah perbaikan infrastruktur jalan desa, peningkatan kualitas dan sarana pendidikan, perbaikan layanan kesehatan, maupun dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.
Salah seorang perwakilan warga mengungkapkan keluhan mengenai akses jalan desa yang masih sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Kondisi itu menyebabkan aktivitas warga dan perekonomian desa menjadi terhambat. Selanjutnya, persoalan ketersediaan pupuk subsidi, akses pasar hasil pertanian, serta perlindungan harga produk pertanian juga menjadi sorotan penting masyarakat.
Menanggapi keluhan yang disampaikan konstituennya, Ferry Leonard Silitonga menegaskan bahwa setiap aspirasi masyarakat akan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan DPRD agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga.

“Saya hadir di sini untuk mendengar langsung suara masyarakat. Setiap masukan tidak akan berhenti di forum ini, melainkan akan dibawa ke pembahasan tingkat DPRD. Pembangunan hanya bisa berhasil jika ada kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan DPRD,” ujar Ferry memberitahukan.
Suasana reses berlangsung akrab dan penuh demokratis, dengan komunikasi dua arah yang terjalin efektif antara masyarakat dan wakil rakyat. Warga pun berharap agar aspirasi yang telah disampaikan dapat segera diwujudkan, sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat di Kecamatan Adiankoting, Siatas Barita, dan Tarutung.
Pantauan Media, kegiatan reses berjalan lancar dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat. (Red/Rel).

