Tebing Tinggi, Redaksisatu.id.batubara – Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui program revitalisasi sekolah tahun 2026. Sebanyak 16 sekolah yang terdiri dari 12 Sekolah Dasar (SD) dan 4 Sekolah Menengah Pertama (SMP) mendapat alokasi anggaran perbaikan dengan total mencapai Rp6,85 miliar.
Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, saat menghadiri kegiatan Peninjauan Sekolah Penerima Hasil Revitalisasi Tahun 2026 bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara di SD Negeri 165735, Jalan Ir. H. Djuanda, Kelurahan Karya Jaya, Jumat (16/10/2026).
Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan jajaran pemerintah provinsi atas bantuan yang mendukung peningkatan kualitas fasilitas pendidikan di Kota Tebing Tinggi.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi pemerintah daerah yang memiliki keterbatasan anggaran dalam memenuhi kebutuhan pembangunan sarana pendidikan.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan investasi jangka panjang, tetapi juga membutuhkan fasilitas belajar mengajar yang layak, aman, dan nyaman.
“Lingkungan sekolah harus aman dan nyaman. Ini yang harus diterapkan oleh seluruh kepala sekolah di Kota Tebing Tinggi, dan semuanya harus berjalan sesuai regulasi,” tegas Iman Irdian Saragih.
SD Negeri 165735 Terima Anggaran Rp633 Juta
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebing Tinggi, Muhammad Deni Saragih, menjelaskan bahwa SD Negeri 165735 memperoleh alokasi anggaran revitalisasi sebesar Rp633 juta dari Kemendikdasmen pada 2026.
Perbaikan tersebut difokuskan untuk mengatasi persoalan genangan air yang kerap terjadi di lingkungan sekolah saat hujan deras. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meninggikan posisi bangunan agar air tidak lagi menggenangi area sekolah.
Deni menyebutkan, kondisi sekolah kini lebih baik setelah proses rehabilitasi selesai. Berdasarkan keterangannya, genangan air tidak lagi terjadi meskipun hujan turun dengan deras.
Saat ini, SD Negeri 165735 menampung 212 siswa dengan dukungan 12 tenaga pendidik.
Lingkup revitalisasi mencakup perbaikan enam ruang kelas untuk kelas 1 hingga kelas 6. Selain itu, dilakukan pengecatan ulang ruang administrasi, ruang kepala sekolah, toilet, serta satu unit rumah dinas.
Perbaikan tersebut mendapat sambutan positif dari warga sekolah dan orang tua siswa. Mifta Rizki Amalia, salah satu orang tua siswa kelas 3, mengatakan fasilitas dan lingkungan sekolah yang lebih baik membuat anak-anak semakin bersemangat mengikuti kegiatan belajar.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan pemerintah yang dinilai membawa perubahan positif bagi kondisi sekolah.
Apresiasi serupa disampaikan perwakilan Komite Sekolah, Abdul Halim Sinaga. Ia menilai pembuatan sekat pada pagar belakang sekolah turut meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan belajar.
Digitalisasi Pembelajaran Jadi Perhatian
Setelah meninjau SD Negeri 165735, Wali Kota bersama rombongan melihat langsung ruang kelas dan proses pembelajaran interaktif yang memanfaatkan perangkat smartboard.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke SMP Negeri 6 yang berlokasi di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Pabatu.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Kemendikdasmen dan BPMP Sumatera Utara sekaligus Penanggung Jawab Program (PIC), Arofah Mega Siregar, menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan untuk mengawal pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.
Program tersebut dirancang untuk mempercepat rehabilitasi dan renovasi infrastruktur fisik sekolah sekaligus mendorong digitalisasi sarana pendidikan di seluruh Indonesia.
Melalui program ini, perbaikan gedung dan lingkungan sekolah diharapkan menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman. Sementara itu, penyediaan perangkat interaktif digital ditujukan untuk mendukung kegiatan pembelajaran di kelas.
Mega juga mengajak masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk menjaga fasilitas pendidikan yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Ia mengingatkan bahwa program tersebut menggunakan dana masyarakat sehingga pemeliharaan sarana pendidikan menjadi tanggung jawab bersama.
Total Anggaran Revitalisasi Capai Rp6,85 Miliar
Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, program revitalisasi sekolah di Kota Tebing Tinggi pada 2026 mencakup 12 unit SD dengan total anggaran Rp4.978.184.446 dan 4 unit SMP dengan total anggaran Rp1.873.008.000.
Dengan demikian, total alokasi anggaran revitalisasi untuk 16 sekolah tersebut mencapai Rp6.851.192.446.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman, serta mendukung pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
Kegiatan peninjauan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, para camat dan lurah se-Kecamatan Rambutan dan Padang Hulu, jajaran kepala sekolah SD Negeri 165735 dan SMP Negeri 6, para tamu undangan, serta tim peliputan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tebing Tinggi. (Supriadi Gugun).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

