Batubara l Redaksisatu.id.batubara
Semangat tak mau kalah dengan Distanbun Batubara dalam rangka memperingati HUT ke -80 Kemerdekaan RI, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sei Balai dan BPP Kecamatan Tanjung Tiram turut memeriahkan Hari Kemerdekaan dengan menampilkan perlombaan yang sangat seru, Rabu, 20 Agustus 2025 .
Kegiatan tersebut mewarnai kerukunan dan kekompakan antar penyuluh, memupuk rasa kebersamaan dan persaudaraan diantara mereka di moment Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini.
Kordinator penyuluh BPP Sei Balai Misiadi, S.ST. dan teman sejawatnya menggelar lomba memasak, menyusun kata dan tarik tambang antar bidang di lingkungan internal dinas, acara di gelar di halaman kantor BPP setempat.
Bukan siapa pemenangnya, namun kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat rasa persaudaraan antar pegawai di jajaran BPP. Perlombaan memasak menampilkan masakan khas Nusantara yang disajikan dengan kreasi dan keterampilan yang unik pada masing – masing bidang.

Kepada Media ini, Kordinator BPP Misiadi , S.ST., mengatakan bahwa lomba memasak dan lainnya merupakan salah satu cara untuk merayakan kemerdekaan yang juga dapat diartikan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada pejuang bangsa .
Harapannya, perayaan ini dapat menumbuh kembangkan semangat Nasionalisme sekaligus meningkatkan kesadaran kita untuk menghormati pejuang petani yang ikut serta berjuang dalam Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945 silam . Di akhir perbincangannya, Misiadi mengajak semua teman sejawatnya agar terus melakukan yang terbaik untuk petani (kompatan), kiranya dapat mewujudkan program presiden RI, Indonesia lumbung pangan dunia 2045.
Lanjut Misiadi ,menoleh kebelakang Petani memiliki kontribusi yang sangat besar bagi Bangsa Indonesia, terutama dalam hal ketahanan pangan yang merupakan kebutuhan pokok , memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau bagi seluruh penduduk Indonesia. Menyoal ekonomi, menurut Misiadi, petani merupakan pelaku utama dalam menciptakan lapangan kerja, terutama di daerah pedesaan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Selain itu, Petani adalah orang yang berjasa menyediakan makanan pokok, menjaga stabilitas harga pangan, menciptakan lapangan kerja, serta menjaga kelestarian lingkungan, terutama tanah dan air, melalui praktik pertanian yang berkelanjutan. Petani selalu menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati di sekitar lahan pertanian. dan penjaga budaya, yang semuanya berkontribusi pada kemajuan dan kesejahteraan bangsa sesuai moto kemerdekaan “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” tutup Misiadi dalam pernyataannya kepada Media. (Gatot/RSB.15).

