Tebing Tinggi l Redaksisatu.Id.batubara
Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) sekaligus High Level Meeting (HLM) TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang dilaksanakan di Santika Dyandra Convention Center, Jln. Kapten Maulana Lubis No. 7, Kota Medan, Senin (09/02/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Tebing Tinggi untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis teknologi.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Didit Widiana, memberikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa seluruh TP2DD di wilayah Sumatera Utara. Berdasarkan evaluasi efektivitas dan kinerja koordinasi TP2DD yang tercermin dalam hasil survei Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) Semester I 2025 yang dirilis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, seluruh daerah di Sumatera Utara sukses mempertahankan predikat sebagai TP2DD dengan status “Digital”.

“Pada kesempatan ini, kami mengucapkan selamat dan mengapresiasi seluruh TP2DD se-Provinsi Sumatera Utara yang dapat mempertahankan predikat sebagai TP2DD “Digital” dengan nilai indeks sebesar 94,5%”, ujar Didit Widiana dalam pertemuan itu.
Capaian ini, jelas Didit Widiana, bahkan melampaui rata-rata nasional yang berada pada angka 90,04 persen. Keberhasilan tersebut, lanjutnya, mencerminkan berbagai inisiatif nyata dalam mendorong peningkatan transaksi penerimaan dan belanja daerah secara non-tunai.
“Kami, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, selaku bagian dari TP2DD Sumatera Utara, senantiasa berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam mendorong perluasan elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah”, terang Didit.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Didit Widiana juga berharap semakin kuatnya sinergi dan kolaborasi program antar pemangku kepentingan dalam mendukung perluasan elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah yang diwujudkan melalui berbagai inisiatif strategis, seperti: pelaksanaan High-Level Meeting, Capacity Building, kegiatan sosialisasi dan edukasi, implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen Pemerintah, penguatan User Experience QRIS serta program-program pendukung lainnya.
Sebagai tindak lanjut sinergi penguatan TP2DD Tahun 2026, Rakorwil ini menghasilkan 3 (tiga) poin kesepakatan komitmen penting bagi seluruh Kepala Daerah. Pertama, optimalisasi penerimaan daerah secara non tunai. Kedua, intensifikasi penggunaan KKI (Kartu Kredit Indonesia) segmen Pemerintah pada belanja daerah, dan terakhir, akselerasi penyusunan peta jalan (roadmap) ETPD dan rencana aksi untuk periode 2026-2030.
Pada Rakorwil itu, Wali Kota Tebing Tinggi hadir didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sri Imbang Jaya Putra serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (Supriadi Gugun).
Sumber: Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi.

