Batu Bara, Redaksisatu.Id.batubara — Tepung Tawar Haji menjadi momen penting bagi 188 calon jemaah haji asal Kabupaten Batu Bara yang akan berangkat menunaikan ibadah pada tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Senin, 20 April 2026.
Tepung Tawar Haji tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah dan tokoh terkait. Hadir dalam kegiatan ini di antaranya Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batu Bara H. Muslim Halim Maha, M.Si., Kepala Kemenag Batu Bara Agus Priadi, S.Ag., M.Si., Ketua IPHI Batu Bara Bakhtiar Mogaza, S.Pd., M.Hum., serta perwakilan dari kepolisian dan jajaran OPD Pemkab Batu Bara.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menciptakan suasana religius. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta prosesi simbolis pemasangan kain tanda pengenal kepada perwakilan 20 regu jemaah calon haji.
Ketua IPHI Batu Bara, Bakhtiar Mogaza, dalam sambutannya berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kemudahan selama menjalankan ibadah haji. Ia juga mengingatkan para petugas agar tetap solid dalam menjalankan tugas yang diamanahkan pemerintah.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batu Bara, Muslim Halim Maha, menjelaskan bahwa total jemaah calon haji tahun ini berjumlah 188 orang. Rinciannya terdiri dari 74 laki-laki dan 114 perempuan.
Jemaah tersebut berasal dari beberapa kecamatan di Batu Bara, yakni Kecamatan Lima Puluh, Sei Balai, Medang Deras, Sei Suka, Air Putih, Talawi, dan Tanjung Tiram. Ia juga menyampaikan bahwa jemaah tertua berusia 80 tahun berasal dari Kecamatan Tanjung Tiram, sedangkan jemaah termuda berusia 19 tahun berasal dari Kecamatan Medang Deras.
Dalam kesempatan itu, Bupati Batu Bara menyampaikan doa agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. Ia berharap seluruh jemaah pulang dengan predikat haji yang mabrur.
Momentum tepung tawar ini menjadi bentuk dukungan moral dan doa dari pemerintah daerah kepada para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. (OK.Zulfan).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Batu Bara.

