Tapanuli Tengah – Pembersihan SMP Negeri 3 Badiri menjadi langkah cepat Satgas Penanggulangan Bencana Alam untuk memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir susulan. Satgas Gulbencal dari Kodam I/Bukit Barisan bersama jajaran Kodim 0211/Tapanuli Tengah dan personel Yon TP 908/GD menuntaskan kegiatan pembersihan di lingkungan sekolah tersebut.
Kegiatan pembersihan dilakukan di SMP Negeri 3 Badiri yang berada di Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (05/03/2026). Sekolah ini sebelumnya terdampak banjir susulan yang menyebabkan lingkungan sekolah dipenuhi material lumpur dan sampah.

Pembersihan difokuskan pada sejumlah titik penting di area sekolah. Personel melakukan pengorekan parit di sekitar bangunan, membersihkan saluran air, membersihkan lantai teras, serta meratakan halaman sekolah yang sempat tertutup material banjir.
Selain itu, prajurit juga melakukan pengecatan ulang jendela sekolah untuk memperbaiki tampilan fasilitas yang terdampak banjir. Langkah ini dilakukan agar kondisi sekolah kembali nyaman digunakan oleh siswa dan guru dalam kegiatan belajar mengajar.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Koramil 04/Pinangsori bersama prajurit Yon TP 908/GD serta mendapat dukungan dari pihak sekolah. Kolaborasi ini menjadi bentuk kerja sama dalam mempercepat pemulihan sarana pendidikan pascabencana.

Dalam proses pembersihan, personel menggunakan berbagai peralatan seperti sekop, cangkul, angkong, sapu, kuas, serta cat untuk mengangkat sisa material banjir sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan sekolah.
Melalui kerja sama dan semangat gotong royong di lapangan, kegiatan pembersihan berhasil diselesaikan dengan progres mencapai 100 persen. Lingkungan sekolah kini kembali bersih, tertata, dan siap digunakan kembali untuk aktivitas belajar.

Kepala Penerangan Daerah Militer I/Bukit Barisan, Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan bahwa kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat tidak hanya saat kondisi darurat, tetapi juga untuk membantu proses pemulihan kehidupan masyarakat.
Menurutnya, sekolah memiliki peran penting bagi masa depan generasi muda. Karena itu, ketika fasilitas pendidikan terdampak bencana, prajurit TNI hadir membantu membersihkan serta menata kembali lingkungan sekolah agar siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman.
Ia menegaskan bahwa bagi TNI, sekolah bukan sekadar bangunan, tetapi tempat lahirnya harapan bagi generasi penerus bangsa. (Red/Rel).
Sumber: Pendam I/Bukit Barisan.

