Kasus Begal Medan Turun 14 Persen Selama Ramadan, Polisi Klaim Hasil Kerja Sama

Medan, Redaksisatu.Id.Batubara – Kasus begal Medan turun 14 persen selama Ramadan. Penurunan ini disampaikan langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, Rabu (18/03/2026).

Kasus begal Medan turun 14 persen ini terjadi dalam kurun waktu 100 hari terakhir hingga berlangsungnya Operasi Ketupat. Penurunan tersebut dinilai signifikan, terutama untuk kategori kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan atau curas.

Kapolrestabes menjelaskan, sebelumnya angka kejahatan begal cukup tinggi. Dalam satu hari, laporan yang masuk bisa mencapai tiga kasus. Bahkan di tingkat polsek, jumlahnya bisa berkisar antara lima hingga delapan kasus per hari.

Namun, dalam dua bulan terakhir situasi mulai berubah. Kepolisian berhasil menekan angka kejahatan tersebut secara bertahap, termasuk dalam satu bulan terakhir yang menunjukkan tren penurunan.

Menurut Jean Calvijn Simanjuntak, capaian ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Polisi tidak bekerja sendiri, melainkan menjalin komunikasi aktif dengan masyarakat, media, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Ia menegaskan, peran masyarakat sangat penting dalam memberikan informasi dan masukan. Selain itu, dukungan media dan tokoh masyarakat juga membantu menciptakan situasi yang lebih kondusif.

Dengan adanya penurunan ini, diharapkan kondisi keamanan di Kota Medan semakin membaik, khususnya selama momen Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. (Febi).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news