Buka Puasa Bersama Sungai Penuh, Pemkot dan DPRD Perkuat Sinergi di Penghujung Ramadan

Sungai Penuh, Redaksisatu.Id.batubara — Buka puasa bersama Sungai Penuh menjadi momentum penting mempererat hubungan antara Pemerintah Kota dan DPRD. Kegiatan ini digelar di Aula Rumah Dinas Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (19/03/2026), di penghujung Ramadan 1447 Hijriah.

Buka puasa bersama Sungai Penuh berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Acara diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Afriyandi, M.Pd., kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Magrib berjemaah.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa beserta anggota DPRD, Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, staf ahli, kepala OPD, hingga pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemkot Sungai Penuh.

buka

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap hubungan antara Pemerintah Kota dan DPRD semakin solid, sehingga pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan optimal dan selaras demi kemajuan Kota Sungai Penuh,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antar lembaga demi keberhasilan pembangunan daerah.

buka

“Sinergitas yang kuat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran. Kebersamaan seperti ini harus terus dijaga untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik,” ungkapnya.

Buka puasa bersama Sungai Penuh ini diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD, sehingga pembangunan di Kota Sungai Penuh dapat berjalan lebih harmonis dan berkelanjutan. (Red/Rel).

Sumber: Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news