OKU Selatan, Redaksisatu.Id.Batubara — Banjir bandang dan tanah longsor di OKU Selatan langsung ditangani cepat oleh jajaran kepolisian. Peristiwa yang terjadi di Desa Simpang Sender Utara pada Sabtu (28/03/2026) malam itu mengakibatkan tujuh rumah rusak berat dan berdampak pada 32 kepala keluarga.
Banjir bandang OKU Selatan dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Kondisi ini membuat personel Polres OKU Selatan segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
Sejak awal kejadian, petugas langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, BPBD, serta instansi terkait. Langkah cepat dilakukan mulai dari evakuasi warga terdampak hingga pendataan kerusakan yang terjadi di lokasi bencana.
Penanganan bencana OKU Selatan juga melibatkan pendirian posko terpadu dan dapur umum. Kapolres bersama unsur pemerintah daerah dan TNI memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam situasi ini. Ia menyebut seluruh pihak bergerak secara terkoordinasi untuk mempercepat pemulihan kondisi di lapangan.
“Polres OKU Selatan bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait telah bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menangani dampak bencana ini. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi kembali pulih,” ujarnya.
Meski tidak disebutkan adanya korban jiwa, dampak kerusakan cukup signifikan bagi warga terdampak. Oleh karena itu, upaya bantuan dan pemulihan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat memicu bencana susulan, khususnya di wilayah yang rawan banjir dan longsor. (Red/Rel).
Sumber: Humas Polda Sumsel.

