Jakarta — Ekspor beras Befood Nusantara resmi dilepas pemerintah untuk dikirim ke Arab Saudi. Pengiriman beras premium tersebut dilakukan guna memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Pelepasan ekspor beras Befood Nusantara dilaksanakan di Jakarta pada Rabu (04/03/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Sebanyak 2.280 ton beras premium akan dikirim secara bertahap ke Arab Saudi melalui Perum Bulog. Pengiriman ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pangan berkualitas bagi jemaah haji asal Indonesia.

Beras yang diekspor merupakan hasil panen petani dalam negeri. Hasil panen tersebut kemudian diproses menjadi beras premium dengan tingkat pecahan beras di bawah lima persen sehingga memiliki kualitas yang baik untuk konsumsi.
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyampaikan bahwa ekspor beras ini membuka peluang besar bagi produk pangan Indonesia untuk semakin dikenal di pasar internasional.
Menurutnya, pengiriman beras tersebut juga menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkenalkan kualitas produk pertanian Indonesia kepada masyarakat dunia.

Selain itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa hasil produksi petani Indonesia mampu memenuhi standar kualitas untuk pasar luar negeri, termasuk kebutuhan konsumsi bagi jemaah haji.
Dalam kegiatan pelepasan ekspor tersebut turut hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Isy Karim, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi, serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal.
Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong peningkatan ekspor komoditas pangan nasional sekaligus memperkuat posisi produk Indonesia di pasar global. (Red/Rel).

