Pemuda Tenggelam di Sungai Bingai, AF Ditemukan Meninggal Usai Dicari Warga

Langkat, Redaksisatu.Id.batubara — Peristiwa tenggelamnya seorang pemuda di Sungai Bingai, Kabupaten Langkat, berujung duka. Korban berinisial AF (20), warga Binjai, ditemukan meninggal dunia setelah sempat dilakukan pencarian oleh warga dan petugas.

Kejadian tenggelam di Sungai Bingai ini terjadi pada Minggu (12/04/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban bersama dua rekannya tengah berenang dan berencana mencari lokasi pemandian lain. Namun karena tempat tujuan ramai, mereka memilih berpindah ke Sungai Bingai.

Saat mencoba menyeberangi sungai, korban tiba-tiba berhenti di tengah arus. Tidak lama kemudian, tubuhnya tenggelam dan tidak muncul kembali ke permukaan. Kedua rekannya langsung berusaha menolong sambil meminta bantuan warga sekitar.

Laporan kejadian diterima pihak kepolisian sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas bersama warga segera melakukan pencarian di lokasi kejadian. Setelah dilakukan penyisiran selama kurang lebih satu jam, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB dalam kondisi tidak bernyawa.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan memastikan korban telah meninggal dunia.

Dari informasi di lokasi, kondisi Sungai Bingai saat kejadian cukup berbahaya. Air terlihat keruh dengan kedalaman diperkirakan mencapai empat meter. Selain itu, dasar sungai berupa batu cadas berongga diduga menjadi faktor yang menyulitkan korban saat tenggelam.

Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan alami. Kondisi air yang tidak stabil dan kedalaman yang tidak terukur dapat meningkatkan risiko kecelakaan. (Red/Rel).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news