Medan, Redaksisatu.Id.batubara — Penangkapan pelaku kasus narkoba di kawasan Jalan Multatuli, Kota Medan diwarnai aksi kekerasan pada Kamis sore, 28 Mei 2026. Sejumlah personel kepolisian yang mengenakan pakaian preman mendapat perlawanan sengit berupa lemparan batu dari warga saat berada di lokasi kejadian. Peristiwa mencekam ini langsung viral di media sosial setelah rekaman video keributan tersebut tersebar luas.
Dalam rekaman video yang beredar, beberapa pria yang diduga kuat sebagai anggota polisi mendatangi pemukiman tersebut. Petugas terlihat berusaha mengamankan serta membawa satu unit sepeda motor Honda Vario berwarna merah yang diduga punya kaitan erat dengan perkara narkotika yang tengah diusut.
Aksi penangkapan dalam kasus narkoba tersebut ternyata mendapat penolakan keras dari sejumlah penduduk setempat. Keadaan di lapangan mendadak berubah menjadi sangat panas ketika batu-batu mulai berterbangan dari arah samping rumah warga hingga menimbulkan kekacauan.
Suasana semakin tidak terkendali saat sekelompok pria yang sebagian besar merupakan remaja mendatangi lokasi dan langsung bentrok dengan aparat. Di tengah kepanikan tersebut, suara letusan yang diduga berasal dari senjata api terdengar menyalak beberapa kali dalam video.
Kericuhan di lokasi penangkapan kasus narkoba ini akhirnya mulai surut setelah beberapa warga sekitar berteriak meminta aksi pelemparan batu dihentikan. Mereka merasa sangat khawatir lemparan batu tersebut salah sasaran dan merusak bangunan rumah warga lainnya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, telah memberikan konfirmasi dan membenarkan adanya upaya penangkapan di wilayah tersebut. Walakin, sampai saat ini aparat kepolisian belum merilis keterangan mendalam mengenai identitas personel yang turun ke lapangan maupun kronologi lengkap dari operasi pembersihan narkoba itu. (F).

