Jembatan Desa Somanggal Parmonangan Dibangun Kembali oleh Personel Kodim 0212/TS Setelah Roboh Akibat Terjangan Banjir

Tapsel, Redaksisatu.Id.batubara — Aksi cepat penanganan fasilitas publik yang rusak akibat bencana alam sedang berjalan di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan. Jajaran prajurit TNI dari satuan Kodim 0212/Tapanuli Selatan sedang melaksanakan proses pembangunan kembali struktur Jembatan Aramco yang berada di lingkungan Desa Somanggal Parmonangan, wilayah Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada hari Sabtu, 30 Mei 2026.

Jembatan Desa Somanggal Parmonangan ini direncanakan bakal memiliki panjang bentangan mencapai 12 meter serta lebar badan jalan sejauh 6 meter. Seluruh biaya pengerjaan proyek sarana penyeberangan umum ini bersumber dari dana bantuan langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang ditujukan untuk memulihkan serta memperlancar kembali jalur transportasi harian bagi warga lokal.

Infrastruktur penghubung ini memegang peranan vital karena menjadi jalur utama yang mengoneksikan wilayah Desa Somanggal Parmonangan di Kecamatan Sayurmatinggi dengan kawasan Kelurahan Panabari yang masuk dalam wilayah Kecamatan Tano Tombangan, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada waktu sebelumnya, bangunan jembatan lama dilaporkan runtuh setelah diterjang oleh tingginya volume aliran arus air dari Sungai Paya Batu yang meluap akibat kiriman air banjir dari Sungai Batang Angkola. Bencana alam tersebut mengikis habis tanah fondasi di bagian pangkal jembatan hingga ambruk total dan membuat mobilitas penduduk setempat terputus.

jem

Dalam pelaksanaan pengerjaan konstruksi di lapangan, segenap tim gabungan yang terdiri atas personel Koramil 11/Batang Angkola Kodim 0212/TS bersama satuan Denzibang dan prajurit Yon TP 901/Suhul Gading bahu-membahu di lokasi. Mereka bekerja sama dengan barisan pekerja bangunan serta masyarakat lokal dengan cara bergotong royong. Beberapa poin pengerjaan fisik yang saat ini sedang dikebut meliputi pembersihan sampah sisa banjir di sekitar area sungai, pengangkutan material bangunan menuju lokasi utama, hingga proses merakit kerangka besi dari konstruksi Aramco.

Catatan laporan terbaru di lapangan menunjukkan bahwa tingkat kemajuan atau progres dari pengerjaan proyek bangunan jembatan darurat ini sudah menyentuh angka 13 persen dari target. Jika proses pembangunan infrastruktur ini nanti telah rampung sepenuhnya, fasilitas penyeberangan ini diyakini bisa memulihkan kelancaran arus transportasi publik, mempermudah pengangkutan hasil bumi para petani, serta menghidupkan kembali denyut ekonomi warga di dua wilayah kecamatan yang sebelumnya sempat lumpuh total.

jem

Pernyataan resmi perihal kelanjutan proyek ini disampaikan oleh Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf. Sandy. Ia mengutarakan bahwa pendirian kembali Jembatan Aramco ini menjadi sebuah cerminan nyata dari bentuk kepedulian yang tinggi dari pihak pemerintah pusat yang bersinergi dengan jajaran TNI Angkatan Darat dalam mengulurkan bantuan bagi warga yang sedang tertimpa kesusahan di daerah.

Pihak Kodam I/BB lewat seluruh jajaran satuan di bawahnya berkomitmen penuh untuk terus mengawal dan menyukseskan program percepatan perbaikan sarana jalan yang punya pengaruh besar bagi kehidupan orang banyak. Pihak tentara menaruh harapan besar agar pembangunan konstruksi penghubung ini bisa diselesaikan secepat mungkin agar pola hidup harian masyarakat bisa berangsur pulih dan putaran roda ekonomi kemasyarakatan kembali bergerak dengan normal. (Red/Rel).

Sumber: Pendam I/BB.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news