Video Viral Penganiayaan WNI di Malaysia Disorot Tajam KBRI dan Kepolisian Johor Bahru Berhasil Tangkap Pelaku

Johor Bahru, Redaksisatu.Id.batubara — Dunia internet atau jagat maya sedang digemparkan oleh peredaran sebuah rekaman video viral di media sosial yang memperlihatkan aksi kekerasan fisik brutal. Dalam tayangan video tersebut, seorang wanita tampak dipukuli oleh seorang pria yang mengenakan kaus berwarna biru hingga korban terlihat kesakitan dan sama sekali tidak berdaya untuk membalas.

Video viral penganiayaan WNI ini juga memperlihatkan tindakan kejam lainnya dari beberapa orang di lokasi kejadian. Terlihat ada seorang wanita lain yang ikut serta melayangkan pukulan ke arah bagian kepala korban, sementara satu orang wanita lainnya justru sibuk merekam aksi keji tersebut menggunakan kamera tanpa ada niat untuk memberikan pertolongan.

Peristiwa kekerasan yang terekam kamera ini dipastikan terjadi di negara tetangga Malaysia, atau tepatnya di kawasan kota Johor Bahru. Korban wanita yang mendapat perlakuan kasar di dalam video tersebut diduga kuat merupakan seorang warga negara Indonesia atau WNI yang sehari-hari bekerja di sana sebagai asisten rumah tangga atau ART.

Aparat kepolisian setempat di Malaysia dilaporkan sudah langsung turun tangan ke lapangan untuk menyelidiki kasus tersebut setelah video tersebut beredar luas. Pihak kepolisian Johor Bahru bertindak cepat dengan melakukan penangkapan terhadap para pelaku penganiayaan guna mempertanggungjawabkan perbuatan kasar mereka di hadapan hukum.

Kasus tindak kekerasan ini juga langsung mendapat tanggapan serius dari pihak Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo. Menurut penjelasannya kepada awak media pada hari Selasa, 16 Juni 2026, instansi kedutaan sudah menerima banyak sekali laporan pengaduan dari masyarakat mengenai insiden memilukan ini.

Iman Kusumo menegaskan bahwa perkara ini sudah menjadi pusat perhatian utama dan langsung ditangani secara intensif oleh rekan-rekan diplomat di Kantor KBRI Kuala Lumpur serta KJRI Johor Bahru. Pihak perwakilan Indonesia bergerak cepat setelah pertama kali mendapatkan laporan pengaduan resmi dari korban WNI tersebut pada tanggal 13 Juni.

Pihak kedutaan menilai bahwa dengan viralnya rekaman video kekerasan tersebut di internet, hal itu justru memberikan dampak positif dalam proses penegakan hukum. Berkat bantuan video itu, pihak KBRI bisa menjadi lebih kuat dalam mendesak berbagai instansi terkait di Malaysia untuk segera menyelesaikan kasus hukum ini sampai tuntas dan adil bagi korban.

Hingga saat ini, pihak perwakilan Indonesia di Malaysia terus memantau jalannya pemeriksaan terhadap pelaku yang sudah ditahan polisi. Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh untuk memberikan bantuan hukum serta perlindungan terbaik bagi korban ART tersebut agar mendapatkan hak-hak keadilannya di mata hukum Malaysia. (Sc).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news